Microboy akhirnya memberikan pengaruh signifikan sejak bergabung dengan EVOS Reborn. Ia mampu membawa tim barunya finis runner-up di PMPL SEA Season 3.
Banyak yang masih meragukan EVOS Reborn sejak perombakan roster dilakukan tahun ini. Pasalnya mereka sempat tidak maksimal di level lokal.
Pada dua hari pertama PMPL SEA Season 3 pun, performa Reborn belum begitu menonjol walau grafiknya memang menanjak. Tapi, Microboy Cs membuktikannya di hari terakhir, Minggu (24/5).
EVOS Reborn melangkahi tim Indonesia lain
Pada hari pertama dan kedua, AURA Esports, Livescape, dan Bigetron RA terlihat lebih meyakinkan ketimbang EVOS Reborn. AURA bahkan finis di peringkat pertama dua hari beruntun.
Secara kasat mata dan logika, AURA adalah tim yang paling berpeluang juara. Sayangnya performa mereka merosot di hari ketiga, terlepas dari 3 WWCD yang didapatkan.
Sedangkan konsistensi adalah kunci Reborn. Tak semata melihat 2 WWCD yang mereka raih di hari terakhir, tapi secara overall tiap round, RedFace dan kawan-kawannya juga terbilang cukup apik.
- The Infinity juara PMPL SEA, EVOS Reborn jadi wakil terbaik Indonesia
- Tujuan awal The Infinity tampil di PMPL SEA S3 hanya untuk have fun
Tak ayal mereka finis di peringkat kedua dengan 189 poin.

Microboy bersyukur EVOS Reborn bisa amankan posisi kedua
Sebagai IGL dan kapten EVOS Reborn, Microboy, memang terkenal sosok yang membumi serta tak terlalu berapi-api. Meski akhirnya mendapatkan sesuatu yang membanggakan di EVOS, dia tetap bersyukur.
“Alhamdulillah! Walau peringkat kedua, kami bisa mengamankan slot PMPL SEA Season 4,” jelasnya di status Instagram Story.
“Tetap respek ke semua tim Indonesia yang sudah berjuang guys, jangan berkomentar berlebihan! Indonesia sekarang region yang keras di SEA dan dunia, respek!” tegas dia.
Keberhasilan EVOS membuat mereka mengamankan tiket ke PMPL SEA Season 4 nanti.
BACA JUGA: EVOS Reborn lewatkan libur Lebaran demi persiapan PMPL SEA