Sejatinya, game memang diciptakan sebagai hiburan dan pembunuh penat setelah menjalani aktivitas seharian, meski kini telah berkembang begitu pesat hingga menjadi hobi dan pekerjaan setelah beberapa judul yang ada berubah menjadi esports favorit.
Game selalu mampu menghadirkan kebahagiaan dan perasaan yang berbeda bagi para pemainnya, terlebih bagi mereka yang tengah mengalami kejenuhan. Terlebih di tengah pandemi virus Corona saat ini, semua orang dianjurkan untuk tidak banyak beraktivitas di luar rumah, membuat game bisa menjadi teman yang menyenangkan.
Hal ini juga berlaku bagi para atlet yang penat dengan padatnya jadwal latihan dan pertandingan, meski pada dasarnya mereka sangat menyukai pekerjaan tersebut.
Terbukti, sudah ada banyak atlet besar dunia yang merupakan seorang gamer. Sementara dari Indonesia, salah satu pesepak bola muda Witan Sulaiman juga merupakan salah satu atlet profesional Tanah Air yang juga mengaku sebagai seorang gamer.
- Grand Finals PMPL Indonesia Season 1 disaksikkan lebih dari 150.000 orang secara live streaming
- Sengit hingga ronde terakhir PMPL ID Season 1, berikut tiga wakil Indonesia di SEA Finals
Dalam sebuah wawancara dengan Skor.id, Witan yang kini membela klub Liga Serbia, FK Radnik Surdulica, mengaku lebih memilih bermain game ketimbang rekreasi saat mengalami kejenuhan.
“Saya tidak sering bermain ke pantai, tetapi hanya pernah ke pantai saat sedang jenuh. Biasanya ketika jenuh, saya lebih senang bermain PUBG bersama teman-teman dan saudara,” ucap Witan dalam video wawancaranya.
PUBG Mobile merupakan salah satu game esports paling digemari di dunia, terutama di Indonesia. Komunitas game bergenre battle royale di Tanah Air sudah begitu besar, terlebih setelah Bigetron Red Aliens sukses menyabet titel juara dunia pada akhir 2019 lalu.
BACA JUGA: Jalin kerja sama dengan ESL, PUBG Mobile bakal punya studio khusus di Katowice
