Gelaran PUBG Mobile Indonesia National Competition (PINC) 2019 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 13-14 Juli 2019, sukses menyedot antusiasme tinggi dari masyarakat pada hari pertama. Namun hal yang sama tidak tampak pada hari kedua.
Seperti yang telah dikabarkan ONE Esports sebelumnya, panitia PINC 2019 telah melepas 15.000 tiket secara gratis kepada masyarakat yang berlaku untuk dua hari. Padahal, kapasitas yang ada di Tennis Indoor Senayan hanya 2.000 kursi.
Pihak penyelenggara, Revival TV, mengatakan bahwa kebijakan tersebut diambil karena mereka beranggapan bahwa para penonton yang datang tidak akan terus menerus berada di venue sepanjang hari bagaikan sebuah pameran, bukan konser musik.
Benar saja, sepanjang pemantauan ONE Esports pada hari pertama, perputaran keluar-masuk penonton memang terjadi hingga semua pengunjung yang sempat tertahan di luar venue perlahan-lahan bisa masuk.
Namun sebelum gelaran PINC 2019 hari kedua digelar, pihak panitia mengeluarkan pengumuman via akun Instagram @pubgmobile_id, bahwa para penonton yang bisa memasuki venue hanyalah mereka yang masih memegang tiket.
Sementara penonton yang sudah menggunakan tiket mereka pada hari pertama harus rela menjadi perioritas kedua.
Hal ini ternyata berdampak besar kepada jumlah pengunjung yang memasuki venue Tennis Indoor Senayan. Padatnya pengunjung pada hari pertama tidak tampak pada hari kedua dan membuat ada begitu banak kursi kosong di tribune penonton.
Hal ini juga sedikit banyak dipengaruhi oleh kendala teknis pada hari pertama, di mana sempat terjadi mati lampu dan membuat pertandingan harus tertunda berjam-jam dan berakhir cukup malam dari jadwal semula.