Gelaran PUBG Mobile Pro League (PMPL) SEA Championship/Finals Season 3 sudah akan digelar dalam waktu dekat. Tentu saja, saat ini setiap tim yang bakal tampil di ajang tersebut telah melakukan banyak persiapan, termasuk sang juara bertahan, Bigetron RA.

PMPL SEA Championship Season 3 sudah akan digelar pada akhir pekan ini, 21-23 Mei 2021. Total ada 16 tim terbaik dari Asia Tenggara yang bakal berjuang menjadi juara dan memastikan tempat di ajang yang sama untuk edisi Fall 2021 lebih dini.
Sebagai juara bertahan, bukan berarti akan membuat Bigetron RA berleha-leha untuk menghadapi PMPL SEA Championship Season 3. Ada banyak persiapan yang telah mereka lakukan yang telah mereka sesuaikan dengan situasi terkini, termasuk tantangan dari kontestan lainnya.
Salah satu hal yang menjadi fokus Bigetron RA di PMPL SEA Championship Season 3 kali ini adalah hadirnya wakil Thailand, FaZe Clan, yang memiliki dropzone sama dengan mereka di map Miramar dan Sanhok.
Seperti telah diketahui bersama bahwa di kedua map tersebut, Bigetron RA dan FaZe Clan memiliki dropzone yang sama, yaitu Pecado dan Bootcamp. Kedua lokasi tersebut menjadi rebutan banyak tim karena berada di tempat yang strategis, baik dalam melakukan looting dan menentukan arah rotasi berikutnya.
Situasi seperti ini adalah hal yang wajar terjadi di setiap turnamen. Biasanya, setiap tim akan melakukan kontak dengan tim lainnya yang memiliki dropzone sama, untuk menghindari bentrokan di awal, demi kebaikan kedua tim.
Namun dalam kasus dropzone sama dengan FaZe Clan di map Miramar dan Sanhok ini, pelatih Bigetron RA, Jangs, mengaku tidak akan menghubungi wakil Thailand itu untuk melakukan perundingan. Ia mengatakan akan mengusir FaZe Clan di dalam permainan.
“Saat ini kami belum tahu apakah FaZe Clan masih mau turun di Pecado atau Bootcamp atau tidak. Kami akan mengusir mereka in-game saja. Kami tidak akan mengontak mereka (FaZe Clan, mengenai hal ini),” ucap Jangs dalam podcast di channel YouTube Bro Pasta.

Namun di sisi lain, jika situasi dan rencananya tidak berjalan dengan lancar, Jangs mengaku akan tetap bertindak realistis. Ia tidak akan segan meminta para pemain Bigetron RA untuk mundur dari dropzone tersebut dan mencari alternatif lain.
Jangs mengaku bahwa Bigetron RA tidak akan merasa gengsi untuk memilih mundur dari suatu dropzone ke tempat lain demi memastikan raihan poin tim di setiap ronde atau match yang mereka mainkan dengan tujuan menjadi juara.
Persiapan Bigetron RA
Selain itu, Jangs juga mengatakan bahwa persiapan Bigetron RA sejauh ini menghadapi PMPL SEA Championship Season 3 sudah 70-80 persen.
“Semua materi dari saya sudah siap. Kini para pemain sedang berlibur (Lebaran), dan setelah itu akan saya kasih semuanya ke mereka. Sedangkan 20-30 persen sisanya di hari-hari terakhir jelang SEA Finals itu hanya dengan memberikan motivasi, brainwash, dan diskusi bersama,” ujar Jangs.
“Soal strategi semuanya sudah siap, tinggal saya kasih ke para pemain. Namun, strategi itu tidak akan saya kasih ke mereka saat latihan, tetapi nanti saat turnamen. Saat ini kami hanya ingin fokus untuk bisa selalu menang di Pecado dan Bootcamp,” tuturnya.
Pernyataan dari Jangs ini secara tidak langsung menunjukkan betapa pentingnya Pecado dan Bootcamp bagi Bigetron RA, sekaligus genderang perang bagi FaZe Clan dan tim-tim lain yang berniat untuk merebutnya.
Menarik untuk dinantikan seperti apa kelanjutan dari persaingan Bigetron RA dan FaZe Clan di kedua dropzone tersebut di PMPL SEA Championship Season 3. Kita tentu berharap Bigetron RA dan tiga wakil Indonesia lainnya yaitu Aura Esports, EVOS Reborn, dan LIVESCAPE juga berprestasi di ajang ini.
BACA JUGA: Analis ungkap kelemahan Bigetron RA jelang PMPL SEA S3