Rosemary menjadi buah bibir di kalangan pecinta jagat profesional PUBG Mobile setelah mencuri perhatian di perhelatan PUBG Mobile Super League – Southeast Asia Fall 2023 (PMSL SEA Fall 2023).

Bersama Alter Ego Ares, ia mampu menyabet gelar tim terbaik Asia Tenggara setelah menjalani pertarungan dramatis. Sempat terseok-sok di dua hari pertama babak Grand Final, secara mengejutkan tim yang jauh dari zona juara tiba-tiba melesat ke puncak klasemen.

Mengawali partai puncak di peringkat ke-15, langkah mereka sempat mengalami peningkatan pada hari berikutnya dengan menempati urutan ke-13.

Lima podium, di mana tiga diantaranya berakhir dengan posisi pertama, menjadi catatan apik Alter Ego Ares yang mengantarkan mereka ke takhta juara. Dan yang menjadi sorotan adalah penampilan cemerlang dari Rosemary.

Hal yang sama sempat terjadi di gelaran kompetisi PUBG Mobile Asia Terakbar sebelumnya. Kala itu Rosemary juga menjadi aktor utama di balik kesuksesan Alter Ego Ares menjuarai PMSL SEA Spring 2023.

BERITA TERKAIT
Eksklusif Galeri Foto: Selebrasi Alter Ego Ares juara 2023 PMSL SEA Fall
COO Alter Ego: Kemenangan Ares bukan mukjizat, tapi kerja keras tim!
Alter Ego Ares kembali rengkuh gelar juara 2023 PMSL SEA Fall

Donkey ungkap harga transfer Rosemary

Rosemary, GPX, PUBG Mobile
Kredit: GPX

Sebelum berseragam Alter Ego Ares, Rosemary merupakan pemain bintang yang membesarkan namanya bersama GPX. Dan baru-baru ini, salah satu founder tim tersebut, Donkey, menceritakan apa yang sebenarnya terjadi di balik proses perpindahan pemain tersebut.

Awalnya ia mengakui jika melepas sang pemain adalah kesalahan yang disesalinya hingga saat ini.

“Menjual Rosemary bisa dibilang penyesalan terbesar di hidup saya. Dia merupakan salah satu pemain terbaik di dunia, saingan terberatnya adalah pemain Thailand ‘TonyK’,” terang Donkey.

Lalu Donkey lanjut menceritakan jika awalnya pemain kelahiran 2003 itu pindah ke EVOS dengan biaya yang sangat besar. Tak lama setelahnya, EVOS menjualnya ke Alter Ego.

“Jujur, Rosemary saya lepas dengan harga Rp400 juta. Saat itu Alter Ego menawar Rp500 juta, tapi saya melepasnya ke EVOS. Kemudian EVOS menjualnya lagi ke Alter Ego,” ungkap Donkey.

Akhir tahun nanti panggung PUBG Mobile terbesar di dunia sudah menunggu Rosemary dan Alter Ego Ares. Mampukah mereka menorehkan prestasi serupa di kompetisi paling bergengsi?

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: AE Rosemary: Buff Rosecarry itu ga banget, adanya buff ARES!