Di sepanjang Country Finals PMPL ID Season 4, GD GIDS Satar bisa dibilang sebagai player terbaik, tak hanya untuk Genesis Dogma GIDS tetapi secara keseluruhan, terbukti dengan gelar Final MVP yang ia dapatkan. Pasalnya, ia merupakan player pemilik elimination point tertinggi di fase tersebut alias Terminator.
Tak hanya tertinggi, GD GIDS Satar memiliki jumlah elimination point sebanyak 42 atau hampir dua kali lipat dari para pesaing terdekatnya seperti Noox (Bonafide Esports, 26 kill), Zuxxy (Bigetron RA, 25), Flippy (NFT Esports, 23), dan Dron (NFT Esports, 22).
Di sisi lain, Genesis Dogma GIDS juga menjadi tim dengan raihan elimination point tertinggi sebanyak 96 poin. Jumlah ini lebih banyak ketimbang NFT Esports (74 poin) dan Bigetron RA (71) sebagai dua pesaing terdekat mereka untuk meraih gelar Team Terminator.
Dengan sumbangan 40 persen dari GD GIDS Satar dari total elimination point milik Genesis Dogma GIDS ini sudah cukup untuk menunjukkan bahwa player kelahiran Manado tersebut merupakan bintang dan tulang punggung bagi tim.
- Kisah tangisan GD GIDS Daybot usai “mati konyol” di game terakhir
- RRQ Nerpehko ungkap 2 faktor utama menurunnya performa RRQ RYU
Gelar Terminator GD GIDS Satar adalah bonus dari gameplay tim

Berbicara mengenai jumlah elimination point tersebut, GD GIDS Satar memilih untuk merendah. Ia menyebut bahwa torehan tersebut hanyalah bonus dari gameplay yang diterapkan oleh pelatih dan tim di sepanjang Cpuntry Finals PMPL ID Season 4.
“Menurut saya, soal Terminator ini sudah rezeki sih. Selain itu tanpa rekan satu tim, saya tidak akan bisa meraihnya,” ucap GD GIDS Satar kepada ONE Esports.
“Hal terpenting adalah kami sudah bermain sebagus mungkin dan sesuai dengan apa yang kami inginkan. Jadi soal Terminator dan lainnya, itu semua hanya bonus dan sudah menjadi rezeki masing-masing,” tuturnya.
Keberhasilan Genesis Dogma GIDS ini menjuarai PMPL ID Season 4 juga mengantarkan mereka untuk tampil di PMPL SEA Championship Season 4 dan raihan 170 poin di Country Finals ini juga mengantarkan mereka ke PMGC 2021 berdasarkan raihan poin di sepanjang musim.
Sebagai bagian dari komunitas esports PUBG Mobile Indonesia, kita berharap keganasan Genesis Dogma GIDS dan Satar ini akan terus berlanjut di kedua ajang tersebut.
Genesis Dogma GIDS percaya diri hadapi 2 ajang besar berikutnya

Di sisi lain, para pemain Genesis Dogma GIDS juga mengaku sangat percaya diri untuk menghadapi dan bersinar di dua ajang tersebut dan menjadikan PMPL SEA sebagai patokan utama mereka.
“Seratus persen kami percaya diri, apalagi sekarang kami sudah membawa nama negara dan mewakili semuanya (komunitas PUBG Mobile Indonesia). Jika kami berhasil menjuarai PMPL SEA, kepercayaan diri kami untuk menghadapi PMGC 2021 akan menjadi seribu persen,” ucap GD GIDS Booms kepada ONE Esports.
Kita berharap segala persiapan yang akan dilakukan Genesis Dogma GIDS dan wakil-wakil Indonesia lainnya di PMPL SEA Championship Season 4, yaitu RRQ RYU, NFT Esports, dan Bigetron RA bisa berjalan mulus dan membuat salah satu di antara mereka mampu menjadi yang terbaik, ikut lolos ke PMGC 2021, serta mengharumkan nama bangsa.
BACA JUGA: Tips dari GD GIDS Satar untuk menjadi player PUBG Mobile berkualitas