Kabar kurang mengenakkan datang dari gelaran PMGC 2021 East, di mana dua wakil Indonesia yang tampil di ajang tersebut, Genesis Dogma GIDS (GD GIDS) dan Bigetron RA, sudah harus terhenti langkahnya dan urung lolos ke global final PMGC 2021.
Dalam tiga hari penyelenggaraan final dari PMGC 2021 East, wakil-wakil Indonesia gagal menunjukkan kualitas terbaik mereka. GD GIDS dan Bigetron RA harus puas berada #15 dan #16 atau dasar klasemen akhir.
Dalam 18 game yang dimainkan di final PMGC 2021 East, GD GIDS yang tampil sebagai runner-up fase liga mengalami banyak kesulitan untuk meraup banyak poin seperti sebelumnya.
Mereka hanya empat kali berhasil finis di peringkat satu digit dan sekali berhasil meraih posisi #2. Sisanya mereka sudah harus tereliminasi di posisi 10 ke bawah dan mendapatkan 35 elimination point dari total 59 poin yang mereka kumpulkan.
Sementara bagi Bigetron RA, posisi terbaik yang berhasil mereka dapatkan dalam hal placement adalah dua kali di #6 dan 31 elimination point dari total 50 poin yang berhasil mereka kumpulkan.
Pada hari terakhir, mereka juga tiga kali finis di peringkat ke-16, termasuk saat mencoba menabrak Rico Infinity Team di Paradise Resort map Sanhok pada match ke-17 yang membuat mereka sudah harus tersingkir dengan hanya mendapatkan satu elimination point.
Dengan hasil ini, GD GIDS dan Bigetron RA gagal lolos ke grand final PMGC 2021 karena tidak berhasil masuk ke jajaran sembilan besar. Meski demikian, hasil ini tentu bukan apa yang mereka inginkan dan usaha maksimal dari mereka harus tetap mendapat apresiasi. Nice try!
- RRQ RYU sabet gelar juara PUBG Mobile di Piala Presiden Esports 2021
- Kolaborasi PUBG Mobile x Spider-Man bakal hadir tahun depan
DAMWON Gaming sukses salip D’Xavier di game terakhir PMGC 2021 East

Di sisi lain, tim yang berhasil menjadi juara di final PMGC 2021 East ini adalah DAMWON Gaming. Tim asal Korea Selatan ini secara mengejutkan mampu tampil konsisten di tiga hari gelaran dan meraih tiga Winner-Winner Chicken Dinner (WWCD).
Keberhasilan DAMWON Gaming ini menjadi juara juga tak lepas dari performa mengkilap mereka di game terakhir di map Erangel. Meski gagal WWCD setelah tidak memiliki timing yang tepat dalam melakukan healing, tetapi raihan 10 elimination point dan #2 membuat mereka sukses 22 poin.
Di sisi lain, D’Xavier yang menjadi pemuncak klasemen sebelum game terakhir tersebut dimulai, sudah harus tersingkir di #14 dengan satu kill hingga raihan total 208 poin mereka berhasil disalip oleh DAMWON Gaming yang mengumpulkan 212 poin.

Kini, sembilan tim terbaik dari PMGC 2021 East telah ditentukan. Mereka akan tampil di grand final PMGC 2021 menghadapi enam tim dari PMGC 2021 West yang baru akan berakhir pada Sabtu (25/12/2021) dini hari WIB, plus satu tim juara dari ajang Battlegrounds Mobile India Series 2021 (BGIS 2021) sebagai tim Special Invited.
Gelaran grand final PMGC 2021 ini sendiri baru akan digelar pada 21-23 Januari 2022, di mana tim pemenang akan mendapatkan hadiah uang sebesar US$1,5 juta alias sebesar Rp21,3 miliar.
BACA JUGA: PUBG Mobile hadirkan Royale Pass M6: Mythic Winter dan banyak fitur baru