PMPL SEA Spring 2022 finals akan dimulai pada 10-12 Juni 2022. Tim-tim perwakilan Indonesia yakni ION Esports, EVOS Reborn dan juga RRQ RYU tampak sudah siap untuk merebut kembali kejayaan Indonesia di panggung SEA usai terakhir kali direbut oleh Bigetron RA.

Sebagai salah satu kekuatan terbesar scene PUBG Mobile di Asia Tenggara, Indonesia berkali-kali gagal untuk meraih gelar juara PMPL SEA selama 2 musim terakhir. Tentu ada banyak faktor yang membuat Indonesia gagal meraih gelar tersebut, walau sebenarnya tim-tim perwakilan sangatlah berbakat dan memiliki potensi yang kian besar.

Absennya Bigetron RA dalam ajang PMPL SEA Spring 2022 kali ini pun membuat catatan baru dalam sejarah Indonesia untuk bisa meraih gelar juara di SEA. Setelah 4 season ‘tidak pernah absen’ dalam gelaran ini akhirnya Bigetron harus rehat sejenak.



Menggantungkan harapan besar Indonesia pada ION, EVOS dan RRQ, apa yang harus mereka perhatikan dalam upaya berjuang merebut gelar juara PMPL SEA Spring 2022 kali ini? Achmad Fauzan “El Dogee” Khairy mengungkap 3 faktor besar yang harus diperhatikan oleh ketiga tim kebanggaan ini.

PMPL SEA Spring 2022 Play-Ins
Achmad “El Dogee” Fauzan | Kredit: El Dogee (Instagram)

Penasaran dengan apa saja 3 faktor tersebut? Simak ulasan selengkapnya dari ONE Esports berikut ini.


3 Faktor penting yang harus diperhatikan Indonesia bila ingin menjadi juara PMPL SEA Spring 2022

Melalui text interview bersama dengan ONE Esports, Achmad Fauzan “El Dogee” Khairy mengungkap ada 3 faktor penting yang harus diperhatikan oleh tim-tim Indonesia.

“3 faktor ya? Menurut saya sih pastinya fisik dan mental mereka, adaptif terhadap META dan yang paling penting harus konsisten sir, itu saja,” ujarnya.

1. Menjaga kondisi fisik dan mental

PMPL SEA Spring 2022 - EVOS Reborn
EVOS Reborn | Kredit: EVOS Esports (Instagram)

Hal ini tentu tidak berlaku untuk scene domestik saja melainkan juga di scene kompetitif internasional. Fisik dan mental pemain harus dijaga dan diperhatikan.

Banyak faktor yang harus dijaga juga oleh para pemain-pemain Indonesia mulai dari asupan makanan, minuman, obat-obatan (jika ada sakit), vitamin dan lainnya. Latihan fisik pun dinilai juga perlu karena ketahanan mereka dalam bermain adalah kunci penting performa di dalam game nantinya.

PUBG Mobile, EVOS Microboy, EVOS Reborn
EVOS Microboy | Kredit: Instagram/EVOS.Microboy

Berikutnya, adalah mental. Kesehatan mental di saat bertanding tentu sangatlah penting, bagi pemain menjaga mental yang sehat adalah dengan memiliki motivasi besar mereka untuk bisa menjadi juara dengan tidak memperhatikan cibiran-cibiran bahkan hujatan orang-orang yang meragukan mereka nantinya.

Kedua hal ini sangat penting untuk dijaga agar nantinya tim-tim Indonesia dapat meraih hasil maksimal hingga gelar juara PMPL SEA.


2. Gameplay yang adaptif terhadap META berkembang

PMPL SEA Spring 2022 - RRQ RYU
RRQ RYU | Kredit: Team RRQ (Instagram)

PMPL SEA bukanlah kompetisi liga domestik dengan META yang ‘pasaran’. Menurut El Dogee adalah penting bagi tim-tim Indonesia untuk bisa mempelajari bagaimana siasat tim lawan berdasarkan META yang mereka bangun di regional masing-masing.

PUBG Mobile, RRQ Nerpehko, RRQ RYU
RRQ Nerpekho | Kredit: Instagram/PUBGMobile.esports.id

Tentu semua negara memiliki META yang berbeda-beda, baik dari segi rotasi, segi gameplay, strategi dalam berbagai setup dan lainnya. Penting bagi tim-tim Indonesia untuk bisa menyesuaikan diri dengan strategi mereka masing-masing, untuk bisa meng-counter serangan dan strategi tim lawan dengan META yang beragam tersebut.


3. Konsistensi adalah kunci

PMPL SEA Spring 2022 - ION Esports
ION Esports | Kredit: ION Esports (Instagram)

Kalau di Indonesia mungkin kita umumnya mendengar berbagai istilah ‘telat panas’ atau ‘panas di awal’ dan lainnya untuk menggambarkan bahwa sebuah tim hanya unggul di awal atau bahkan di akhir sesi jalannya pertandingan suatu turnamen.

Dalam ajang PMPL SEA Spring 2022 kali ini, El Dogee pun berpesan kepada semua tim perwakilan untuk menghindari hal-hal tersebut. Hal-hal seperti ‘telat panas’ atau bahkan ‘panas di awal’ merupakan satu stigmatis yang buruk yang menggambarkan bahwa sebuah tim terbilang tidak konsisten menjalani suatu turnamen baik di scene domestik/internasional.

ION Esports
ION Rockyy | Kredit: ION Esports (Instagram)

Maka ia pun menekankan ‘Konsistensi adalah kunci’ agar performa tim Indonesia dapat selalu stabil untuk setiap match day dan tim lainnya pun pasti akan kewalahan jika melihat performa tim Indonesia demikian bagus dan tidak bercela sedikitpun. Menetapkan KPI/Target poin dalam setiap match diyakini El Dogee memacu performa mereka untuk bisa selalu konsisten.

Semoga saja, hal ini bisa menjadi pemacu bagi mereka nantinya agar dapat bermain baik dari waktu ke waktu dan meraih gelar juara PMPL SEA.


Di akhir, El Dogee pun menyampaikan pesan dan harapannya terhadap semua tim perwakilan Indonesia di PMPL SEA Spring 2022.

“Harapan saya untuk semua tim perwakilan Indonesia di PMPL SEA Spring 2022, semoga semua bisa beradaptasi dengan baik ketika sedang di klasemen atas ataupun di bawah. Tetap jaga permainan kalian selalu on-point dan konsisten, and more thing, be the CHAMPION!,” pungkasnya.

BACA JUGA : Cerita menarik di balik clutch heroik Luxxy di SEA Games 2021