Performa Team RRQ di 2023 PMSL SEA Fall pada week 1 bisa dikatakan cukup baik. Finis di posisi ke-8 membuat Sang Raja perlu meramu ulang strategi jitu mereka menyambut week 2 yang sesaat lagi akan dihadapi.
Memastikan diri tampil dengan lineup baru musim ini, Team RRQ membawa roster berkelas bersama BossKu, Hexaz hingga terbaru NoMercy.
Hadirnya NoMercy dari AURA Esports signifikan menambah daya tempur Team RRQ. Hal itu bisa menjadi sebuah sinyal positif.

Apalagi dia bermain dengan rusher-rusher ternama seperti Nerpehk0, Asaa hingga Hexaz. Sang Raja tidak perlu khawatir akan permainan agresif.
Terlepas dari hasil Team RRQ saat ini, sang pelatih Ferdian “Nougat” Syahputra memiliki penilaian baik dari aspek positif maupun negatif.
| BERITA TERKAIT |
| Klasemen 2023 PMSL SEA Fall: BOOM Esports, MORPH GPX tutup week 1 dengan akhir yang manis! |
| Eksklusif: Adaptasi Alter Ego Ares di 2023 PMSL SEA Fall dengan lineup baru |
Penilaian Nougat tentang performa Team RRQ bersama NoMercyy di 2023 PMSL SEA Fall

Bersama ONE Esports, Coach Nougat membagikan tanggapannya terkait performa dari Team RRQ untuk week 1 2023 PMSL SEA Fall.
Seperti yang sempat disinggung oleh Nerpehk0 pada sesi interview pre-match, salah satu masalah Team RRQ adalah rotasi yang bersinggungan dengan tim lain. Hal itu diakui oleh sang pelatih di mana mereka belum memiliki data soal drop spot.
“Masalah rotasi kami masih adaptasi dengan lobby PMSL (Fall) kali ini karena masih week 1. Kami belum dapat data tentang lobby-nya. Untuk week 2, kami sudah menyiapkan data yang sudah didapat, memang kami masih kurang maksimal di semua map tapi kami sudah evaluasi supaya untuk week 2 performa tim lebih maksimal,” ucap Nougat.
Berbicara tentang sinergi antar pemain bersama NoMercy, menurut Nougat semua sudah sesuai dengan ekspektasinya. Sang pelatih menambahkan jika atribut permainan NoMercy membuat kontribusi mereka (semua pemain) sama besar.

“Terkait NoMercy sejauh ini masih on-track performanya. Karena dia juga di-plot sebagai Scout di PMSL kali ini dan untuk 4 pemain yang bermain di week 1 kemarin merata semua kontribusinya. Dan itu adalah hasil yang kami mau, mereka berkontribusi secara merata,” tambah dia.
Finis di posisi ke-8, sang pelatih memaparkan sebenarnya RRQ bisa saja menembus top 4 jika mereka tak membuat banyak kesalahan. Menurut Nougat, ada beberapa aspek penting yang perlu dibenahi sebelum mereka menyambut week 2.
“Secara keseluruhan untuk week 1, kami masih banyak kekurangan. Terutama momentum yang didapat. Seharusnya week 1 kemarin kami bisa menembus top 4 jika tak membuang match yang bisa dimaksimalkan,” papar dia.

“Untuk week 2, kami akan lebih fokus lagi memperbaiki kelemahan kami terutama dalam memaksimalkan setiap game, komunikasi dan decision (making) juga (menjadi) prioritas kami untuk ditingkatkan pada week 2.”
Tidak menurunkan dua pemain support mereka, BossKu dan Mort menurut Nougat week 2 akan memiliki perubahan pemain secara signifikan. Hal itu disesuaikan dengan kebutuhan tim terkait karakteristik strategi yang akan digunakan.
“Rotasi (pergantian) pemain tentu akan dilakukan, apalagi (sekarang) masih liga dan masih panjang masih ada 2 minggu. Di week 2 kami mungkin akan coba lineup berbeda dari week 1,” pungkas dia.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal lengkap 2023 PMSL SEA Fall, format, hasil dan cara menonton