Melakukan perubahan dalam strategi atau cara bermain adalah hal lumrah dan mungkin harus dilakukan oleh setiap tim demi mendapatkan hasil lebih baik. Hal ini juga sempat dilakukan Aura Esports, sebagai persipan mereka jelang tampil di PUBG Mobile Pro League (PMPL) SEA Championship Season 3.
Secara kualitas pemain dan gameplay yang digunakan, Aura Esports adalah salah satu tim PUBG Mobile terbaik di Indonesia. Meski demikian, mereka tentu ingin terus memperbaiki diri untuk bisa meraih prestasi, baik di kompetisi lokal, apalagi luar negeri.
Salah satu hal yang sempat coba diterapkan oleh Aura Esports jelang tampil di PMPL SEA Championship Season 3 adalah dengan mengubah dropzone, terutama saat mereka bermain di Sanhok. Bahkan hal ini menjadi fokus utama dari sang pelatih, Entruv.
“Sejauh ini persiapan kami sudah oke, tetapi problem yang bakal dihadapi itu di Sanhok, sih. Dari awal kami sudah ingin ambil Ha Tinh atau Camp Alpha, bahkan saya sudah meminta pemain sejak di (PMPL) Indonesia (Season 3), tetapi mereka menolak. Baru setelah lewat (turnamen berakhir), baru mereka bilang ‘iya Bang, seharusnya kita ke Ha Tinh’,” ucap Entruv dalam podcast di channel YouTube Bro Pasta.
“Setelah setuju pindah ke Ha Tinh atau Camp Alpha, saya buatkan jalur rotasi dan check point berikutnya karena rata-rata tim yang datang dari sana punya 10-12 poin alias bisa dibilang #3-4. Namun kendalanya di sana, mereka kalah kontes melulu. Jadi sekarang mereka berpikir untuk kembali lagi ke Ruins, walaupun baru awal-awal (mencoba),” tuturnya.

Dengan kata lain, Entruv menegaskan bahwa para pemain Aura Esports akan tetap mempertahankan Ruins sebagai dropzone mereka setiap kali bermain di Sanhok. Walaupun dirinya sadar bahwa dropzone tersebut juga menjadi incaran tim lain, yaitu Geek Fam MY.
- Analis ungkap kelemahan Bigetron RA jelang PMPL SEA S3
- Royale Pass Season 19 PUBG Mobile segera hadir! Berikut detailnya
Faktor utama Aura tetap jadikan Ruins pilihan utama

Jika Entruv menilai bahwa raihan poin Aura Esports jika mereka turun di Ruins kurang maksimal dan sejauh ini belum mendapatkan hasil di Ha Tinh dan Camp Alpha, seharusnya mereka mencari opsi lain, di luar tiga dropzone tersebut. Namun, Aura tetap memutuskan untuk mempertahankan Ruins.
Hal ini dilakukan, lebih didasarkan kepada kenyamanan dan kepercayaan diri para pemain Aura Esports setiap kali turun di area tersebut. Entruv menjelaskan bahwa hal tersebut sudah menjadi sifat dan tipikal utama dari para pemain Aura Esports.
“Tipikal para player Aura itu lebih ke arah overconfidence (terlalu percaya diri). Mereka bukan orang yang terlalu berdasarkan strategi, tetapi kepercayaan diri, chemistry, dan skill mereka itu mengalahkan statistik,” ujar Entruv.
“Jadi jika mereka berpikir PeDe di sana, ya mereka akan hajar terus, meski sudah saya beri masukan untuk pindah (ke dropzone lain). Terlebih selama ini Aura tidak pernah pindah dari Ruins, mungkin baru di Miramar kami akan pindah ke Chumacera dengan menggunakan rotasi Jeixy dan NoMercy saat masih di Morph,” tuturnya.
Dalam podcast tersebut, begitu terlihat jelas bahwa map Sanhok benar-benar menjadi fokus utama Entruv bersama para pemain Aura Esports di PMPL SEA Championshop Season 3. Ia merasa timnya masih memiliki banyak masalah di map terkecil pada kompetitif PUBG Mobile itu demi memastikan raihan poin timnya.
BACA JUGA: Jangs tegaskan Bigetron RA takkan mundur dari Pecado-Bootcamp, tapi…