Pekan kedua dari turnamen PUBG Mobile bertajuk DGL Pro League 2021 telah rampung digelar pada Minggu (13/6/2021). Hasilnya? Terjadi pergeseran di puncak klasemen yang melibatkan NFT Esports dan Aura Esports ketika semua tim telah memainkan total 16 match.

Setelah Aura Esports berhasil menguasai puncak klasemen DGL Pro League di hari pertama pekan kedua, kali ini giliran NFT Esports yang berhasil menempatinya.

Keberhasilan ini didapat Svafvel dkk setelah mereka sukses meraih satu Winner-Winner Chicken Dinner (WWCD) dengan total 12 kill serta mampu tampil konsisten di sepanjang pekan kedua.

PUBG Mobile NFT Esports DGL Pro League 2021
Kredit: Instagram/Duniagames.esports.id

Total, kini NFT Esports berhasil mengumpulkan total 168 poin hingga pekan kedua DGL Pro League 2021. Mereka unggul tujuh poin dari Aura Esports yang tergeser ke peringkat kedua dengan 161 poin.

Di sisi lain, raihan WWCD terbanyak sejauh ini di DGL Pro League 2021 berhasil didapat oleh LIVESCAPE dengan total empat WWCD. Namun hal tersebut hanya mampu membawa mereka berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 161 poin.

Sedangkan tim yang berhasil menguasai puncak klasemen pada pekan pertama, Bonafide, kini posisinya semakin jauh menurun. Mereka kini terdampar di peringkat kedelapan dengan 139 poin.

https://www.instagram.com/p/CQEDDfhLBo4/


Beberapa detail dari DGL Pro League 2021

Turnamen DGL Pro League 2021 ini menampilkan 24 tim PUBG Mobile profesional Indonesia untuk ikut bersaing di dalamnya.

Sayangnya, salah satu tim terbaik Indonesia, Bigetron RA, tidak bisa ikut bertanding karena memiliki jadwal yang bentrok dengan perhelatan lain yang mereka ikuti. Alhasil posisinya pun digantikan oleh Nero Team, yang sejauh ini juga mampu tampil baik dan telah mengamankan satu WWCD.

Ke-24 tim yang tampil di ajang ini dibagi ke dalam tiga grup berbeda berisikan delapan tim, di mana pada setiap match yang dimainkan hanya akan melibatkan tim-tim dari dua grup saja, sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Nantinya, enam tim terbaik di fase ini akan melenggang ke babak grand final, sementara dua tim terbawah akan langsung tereliminasi. Sedangkan 16 tim lainnya akan berjuang untuk mendapat slot ke grand final melalui fase play-ins.

Berdasarkan informasi yang ada di laman Liquipedia, DGL Pro League 2021 ini menghadirkan prizepool lebih dari Rp600 juta.

BACA JUGA: Dominasi Mongolia di PMPL SA Championship Finals 2021