Organisasi esports Indonesia, BOOM ID, melakukan sebuah terobosan unik demi meningkatkan kualitas dua tim yang ada di divisi PUBG Mobile mereka. Bahkan mereka pun mengubah nama dua tim mereka itu.

Sebelumnya, BOOM ID memiliki dua tim di divisi PUBG Mobile, yaitu BOOM ID dan BOOM ACE.

Kini, ke-10 pemain yang berada di dalam dua tim tersebut dilebur dan kembali dipisahkan menjadi dua tim dengan nama berbeda, yaitu BOOM Kraken dan BOOM Hydra.

Berikut susunan roster untuk masing-masing tim dari divisi PUBG Mobile BOOM ID tersebut:

BOOM Kraken

  • Eston “EstPro” Dwiyantoro
  • Chandra “pacKAUW” Pranata Jaya
  • Fredy “Pudding” Cahyadi
  • Muhammad “Lucky” Hamdani

BOOM Hydra

  • Satrio “Zekkein” Aprian
  • Karistius “Voker” Pufen Herja
  • Faldan “DanZ” Hermansyah
  • Ekki “AnoBEEZ” Ridwansyah

Melalui situs resmi mereka, Adi Prasetyo yang merupakan Manager Divisi PUBGM BOOM ID, mengatakan bahwa peleburan ini dilakukan karena melihat ada peningkatan kualitas dari sebelumnya.

“Perubahan formasi di dua tim PUBG Mobile ini terjadi ketika hasil turnamen yang diraih kurang memuaskan. Setelah diperhatikan, ternyata tim yang sudah dicampur ini lebih lepas ketika bermain,” kata Adi Prasetyo.

“Soal target, kedua tim ini tentu masih harus membangun chemistry mereka dari awal dan diharapkan bisa memenangi turnamen-turnamen yang diikuti,” ucapnya.

Selain BOOM Kraken dan BOOM Hydra, BOOM ID juga memiliki satu tim lain di divisi PUBG Mobile, yaitu BOOM Siren yang merupakan tim wanita. Berikut susunan rosternya:

  • Shinta “Weppe” Aprillia
  • Saffiera “SAFF” Devi Reza
  • Thristina Tiara “Ara” Yusticia Agustiana
  • Syahrani “Nala” Farahdiba Kamaladewi
  • Syarah “Tony” Fadiah Izzati Dini

Sebelumnya, BOOM Siren juga telah menjalani debut di event PUBG Mobile Indonesia National Competition (PINC) 2019 Ladies Tournament.

Berbeda dengan Kraken dan Hydra, BOOM ID melakukan perubahan pada Siren dengan menghadirkan tiga pemain baru.

Hal ini juga dilakukan demi membuat BOOM Siren menjadi salah satu tim PUBG Mobile wanita terbaik di Indonesia.

“Sedangkan di BOOM Siren kami memutuskan untuk memasukkan tiga pemain baru yaitu Ara, Nala, dan Tony. Alasannya kereka mereka mempunyai kapabilitas untuk membawa BOOM Siren menjadi tim papan atas,” tutur Adi lagi.

“Hanya emang kami masih butuh waktu untuk membuktikannya kepada semua orang karena ini adalah tim baru dan para pemainnya juga baru kenal satu sama lain. Jadi memang yang saat ini kami tekan adalah chemistry sebagai tim,” ujarnya.