Bigetron RA akhirnya menjadi tim perwakilan Indonesia terakhir yang angkat kaki dari PMGC 2022 usai terhenti di babak Last Chance, Minggu (4/12).

Haru biru mewarnai perjalanan Bigetron RA sejak babak Group Stage, melangkah ke Survival Stage dan berakhir di babak Last Chance. Memang kita tidak dapat menampik fakta jika semua tim terbaik PUBG Mobile sudah banyak berkembang.

Sejak menjadi juara dunia di tahun 2019, banyak tim sudah belajar dari kesalahan-kesalahan mereka dan tentunya mereka tidak mau menyia-yiakan kesempatan untuk menjadi juara selanjutnya. Hal itulah yang membuat kekuatan Bigetron RA terkikis.

Sepanjang turnamen PMGC 2022 digelar, banyak tim-tim asal regional tak diunggulkan berbicara banyak seperti Turki yang sudah mengirim 2 wakil ke Grand Final, ada juga Brazil dan seperti biasa regional SEA dan China tidak kalah unggul.



Indonesia beruntung sebagai tuan rumah menyisakan 1 slot yang diisi oleh Alter Ego LIMAX. Jikalau tidak demikian, mungkin lain cerita. Sebagai negara dengan pertumbuhan scene esports yang cukup masif, Indonesia layak diperhitungkan.

Menanggapi kekalahan yang diderita oleh Bigetron RA, salah satu penggawa mereka Made Bagas “Zuxxy” Pramudita mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam.

Bagaimana tanggapan Zuxxy mengenai kekalahan Bigetron RA di PMGC 2022?


Usai Bigetron RA tereliminasi, Zuxxy kembali buka peluang untuk pensiun dari scene kompetitif

Bigetron RA, Bigetron Esports, PMGC 2022, PUBG Mobile
Kredit: Bigetron Esports

Sebagai pilar utama dari Bigetron RA dari waktu ke waktu, tentu berat bagi seorang Zuxxy untuk bisa menahan rasa sedihnya ketika ia tidak bisa tampil gemilang.

Bukan tidak tampil gemilang, namun gempuran kekuatan dari lawan-lawannya benar-benar di luar nalar kekuatan dari Red Aliens sendiri. Bagaimana tidak? Sebelumnya, di hari pertama babak Last Chance, Red Aliens selangkah menuju babak Grand Final.

Walau terseok-seok di babak Survival Stage tidak menjadi halangan bagi mereka. Hujatan-hujatan netizen dibuang jauh-jauh demi performa yang terbaik.

Dan, mereka sudah memberikan yang terbaik itu di hari pertama. Di hari kedua, bencana pun hadir dan sirna sudah harapan Bigetron RA ke Grand Final.

Melalui akun Twitter miliknya, Zuxxy menegaskan jika ia merasa begitu bersalah atas kekalahan Red Aliens di PMGC 2022 dan ia berniat untuk pensiun.

Kredit: Twitter Zuxxy

“Teruntuk para pendukung Bigetron saya minta maaf karena sudah mengecewakan kalian. Saya bersama tim sudah memberikan apapun yang kami bisa memang kenyataannya kami belum sanggup untuk lolos ke Grand Final, mungkin.. inilah saatnya saya untuk berhenti. Terima kasih semua!,” tulis Zuxxy.

Sebagai IGL tentu beban berat ada di pundaknya selama ini, tidak hanya di PMGC namun juga di PMPL ID hingga PMPL SEA dan lainnya.

Jika benar demikian, ada kemungkinan IGL akan berpindah ke Miseryy dengan komposisi lineup Bigetron RA yang akan ditentukan kemudian.

BACA JUGA : PMGC 2022: Jadwal, format, hasil pertandingan dan cara menonton