Perebutan dropzone dalam scene kompetitif PUBG Mobile adalah salah satu hal yang dianggap penting. Namun, kini Bigetron RA telah memutuskan untuk melepas dropzone mereka di Pecado untuk Miramar dan Bootcamp di Sanhok.
Dengan mampu menguasai lokasi-lokasi strategis yang ada di dalam map PUBG Mobile, tim tersebut memiliki banyak kemudahan, terutama dalam melakukan looting dan menentukan jalur rotasi yang tak terlalu jauh.
Hal inilah yang membuat sering kali terjadi pertarungan yang melibatkan dua tim atau lebih di satu dropzone pada early game agar mereka bisa menguasai daerah tersebut, meski risikonya sangat tinggi, yaitu langsung tersingkir di awal permainan.
Berbicara soal Bigetron RA, mereka sudah lama dikenal sebagai penguasa Pecado dan Bootcamp. Sempat beberapa kali dikontes oleh tim lain, sebagian besar berhasil mereka menangi dan berbuah poin.
Namun kini di ajang Ultimate Warrior Showdown 2021, Bigetron RA memutuskan untuk melepas dua dropzone strategis tersebut saat bermain di map Miramar dan Sanhok, yang cukup banyak disesalkan oleh banyak fan.
Meski demikian, sejauh ini keputusan tersebut berbuah manis bagi Bigetron RA. Dalam dua hari pertama Ultimate Warrior Showdown 2021, mereka berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan 94 poin atau hanya tertinggal tiga dari FaZe Clan di peringkat pertama.
Dalam delapan game yang telah mereka mainkan sejauh ini, Bigetron RA baru meraih satu Winner-Winner Chicken Dinner (WWCD), tetapi mereka hanya dua kali “to soon”, dengan tetap membawa poin kill.
- Matthew tepis anggapan Alter Ego punya 2 tim PUBG Mobile
- G9 ungkap alasan pilih gabung ke Buriram sebagai pinjaman dari RRQ
Asal mula Bigetron RA putuskan lepas Bootcamp dan Pecado

Melalui podcast di Nimo TV baru-baru ini yang diunggah oleh akun YouTube Tryboy Gaming, pelatih Bigetron RA, Jangs, mencoba menjelaskan seperti apa kronologis dari keputusan mereka untuk melepas Pecado dan Bootcamp.
Jangs mengungkapkan bahwa awal dari munculnya ide ini justru datang dari para pemain yang mengaku sudah bosan terus-menerus turun di kedua tempat tersebut, meski strategis.
“Sebenarnya ide ini datang dari anak-anak (para pemain) juga. Saya tidak pernah bilang untuk pindah dropzone, tetapi justru mereka yang bilang karena sudah bosan. Mereka bosan karena checkpoint-nya itu-itu terus, lawannya itu-itu terus,” ucap Jangs.
“Setelah itu saya bertanya ‘kita mau pindah ke mana’? Saya kasih cadangan (opsi), mereka kasih cadangan, hingga akhirnya kami semua setuju,” tuturnya.
Bahkan pada kesempatan ini, Jangs juga mengatakan bahwa para pemain Bigetron RA ingin selalu berpindah-pindah dropzone di setiap turnamen yang mereka mainkan berikutnya, yang akan disesuaikan dengan kebiasaan tim-tim yang ikut bertanding di dalamnya dan tidak bergantung kepada arah pesawat.
Sebelum mengungkapkan kronologi tersebut, Jangs juga sempat mengaku heran dengan pandangan fan yang menyayangkan keputusan Bigetron RA untuk melepas Bootcamp dan Pecado. Ia bingung bahwa pindah dari satu dropzone ke lainnya dianggap sebagai hal yang memalukan.
Bigetron RA akan segera memainkan empat pertandingan di hari ketiga Ultimate Warrior Showdown 2021 pada hari ini, Rabu (7/7/2021), mulai pukul 19:30 WIB.
BACA JUGA: Son Heung-min kini telah resmi hadir di PUBG