Kabar mengenai memburuknya kondisi keuangan yang tengah dialami oleh Aerowolf Pro Team saat ini kembali mencuat setelah pihak PUBG Mobile menjatuhkan sanksi ban terhadap Aerowolf Limax dari semua kompetisi resmi di dunia.

Melalui unggahan di akun Instagram PUBG Mobile Esports Indonesia, mereka mengungkapkan bahwa telah menjatuhkan sanksi ban terhadap Aerowolf Limax dari semua kompetisi resmi PUBG Mobile di dunia hingga 31 Desember 2022.

Dengan kata lain, Aerowolf Limax akan menghilang dari scene PUBG Mobile dunia hingga tahun baru 2023.

Aerowolf Limax PUBG Mobile
Aerowolf Limax – PMPL ID Season 3 | Kredit: PUBG Mobile

Hal ini dilakukan sebagai tindakan dari PUBG Mobile kepada manajemen Aerowolf Limax, atas kesalahan yang telah terjadi hingga membuat para player mengalami kerugian secara finalsial.

“Efektif dengan segera, Aerowolf LIMAX akan dicabut haknya untuk berpartisipasi dalam liga PUBG Mobile di seluruh dunia hingga 31 Desember 2022. Ini adalah reaksi atas kesalahan manajemen Aerowolf LIMAX yang telah menyebabkan kerugian finansial yang merugikan bagi para pemain profesional di tim ini,” tulis pihak PUBG Mobile.



Sikap tegas PUBG Mobile demi menjaga ekosistem yang sehat

Sebagai penyelenggara esports PUBG Mobile, hal ini patut dilakukan demi menjaga sehatnya ekosistem kompetisinya dan dapat terus berkembang dari waktu ke waktu.

Jika kondisi seperti ini dibarkan terjadi, bukan tidak mungkin kejadian serupa akan terulang kembali di masa yang akan datang, di mana tentunya bakal sangat merugikan bagi para pemain dan citra dari esports PUBG Mobile.

“PUBG Mobile akan selalu mengadvokasi ekosistem yang adil dan sehat bagi pemain profesional untuk berkembang dan tumbuh bersama kami. Kami tidak memiliki toleransi terhadap perlakuan tidak adil terhadap pemain oleh pemilik tim dan manajer di dalam ekosistem.”

Di sisi lain, pihak PUBG Mobile juga mengaku akan terus belajar dari pengalaman dan menyempurnakan aturan-aturan yang saat ini telah berlaku, demi kebaikan pemain, tim, dan ekosostem esports game battle royale tersebut.

Tindakan tegas yang ditunjukkan PUBG Mobile dalam menjaga ekosistem dan integritas kompetisinya ini juga kali pertama mereka tunjukkan.

Sebelumnya mereka juga sempat menjatuhkan sanksi diskualifikasi kepada Loops Esports untuk tampil di final PUBG Mobile Global Championship (PMGC) Season 0 setelah memilih untuk berdiam diri tanpa memberikan perlawanan di match terakhir musim reguler.

Masa depan para player Aerowolf Limax

Kini yang akan menjadi fokus berikutnya dari kasus tersebut adalah masa depan dari para pemain Aerowolf Limax itu sendiri.

Sebagai juara PMPL ID Season 2 dan runner-up PMPL SEA Season 2, menunjukkan bahwa para pemain Aerowolf Limax seperti Hzlnuts, Spaov, Renalre, Potato, dan SuperUna merupakan individu dengan kualitas salah satu yang terbaik, setidaknya di Indonesia.

Mengingat kualitas yang dimiliki, kita tentu berharap dalam waktu dekat mereka akan segera mendapatkan tim barunya, baik secara individual maupun kembali bersama-sama bermain sebagai sebuah tim.

BACA JUGA: Dominasi Mongolia di PMPL SA Championship Finals 2021