Dari musim ke musim kompetisi Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID), EVOS Legends selalu menjadi salah satu tim yang diperhitungkan untuk menyabet gelar juara. Hal inipun terus berlaku hingga gelaran MPL ID Season 7.
Jelang tampil di MPL ID Season 7, EVOS Legends benar-benar mempersiapkan kekuatan timnya. Tak tanggung-tanggung, mereka mendatangkan tiga nama besar ke dalam tim, yaitu LJ dari RRQ Hoshi, Antimage dari ONIC Esports, serta memulangkan satu eks player yang pernah berhasil mengantarkan tim menjadi juara dunia di ajang M1, Luminaire.

Tak berhenti sampai di situ, EVOS Legends pun mengangkat tiga player mereka dari tim Mobile Legends Development League Indonesia (MDL ID) Season 3, EVOS Icon. Setelah mengangkat Clover dan Darkness, beberapa waktu lalu EVOS Legends pun mengangkat Ferxiic untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Wann.

Dengan menghadirkan tambahan enam pemain ini, EVOS Legends dipercaya akan menjadi salah satu penantang gelar terbesar di MPL ID Season 7 setelah di dua musim sebelumnya selalu dikuasai oleh rival mereka, RRQ Hoshi. Namun, bukan berarti tidak ada kendala yang mereka hadapi.
Kendala pertama yang harus dihadapi oleh EVOS Legends adalah chemistry di antara para pemain. Hal ini menjadi fokus utama, mengingat kini ada banyak player baru yang berada di dalam tim mereka. Bahkan ada banyak pihak yang juga meragukan kekuatan EVOS Legends di MPL ID Season 7, meski ada banyak player berkualitas di dalamnya.
- Punya damage parah! Bane pick menggiurkan di MPL ID Season 7
- Ini penjelasan Aura tentang jungler tanpa retribution di game 2 lawan EVOS
Hal inipun sempat terbukti di awal perjalanan mereka. Setelah tak bisa berbuat banyak di ajang ONE Esports MPL Invitational menghadapi Alter Ego, EVOS Legends pun mengawali langkah mereka di MPL ID Season 7 dengan cukup meragukan. Dalam tiga pertandingan pertama, mereka hanya menang dari Aura Fire dan takluk dari Bigetron Alpha dan Geek Fam ID.

Namun setelah itu, performa EVOS Legends pun berangsur membaik, bahkan begitu menjanjikan setelah Ferxiic bergabung dengan tim. Tak hanya Ferxiic, performa mereka sebagai timpun benar-benar luar biasa hingga kini mereka duduk di posisi kedua klasemen sementara dan berpeluang besar untuk menyalip ONIC Esports di puncak.
Penampilan yang sejauh ini berhasil ditunjukkan oleh para pemain EVOS Legends inipun sebenarnya cukup mengejutkan, bahkan bagi pelatih mereka, Bjorn “Zeys” Ong.

Dalam sebuah unggahan Story di akun Instagram-nya, secara rinci Zeys mengungkapkan hal-hal apa saja yang telah terjadi di dalam roster EVOS Legends. Secara tidak langsung, performa yang telah ditunjukkan EVOS Legends sejauh ini berada di luar ekspektasinya, mengingat ada banyak hal yang tak mudah harus dilalui oleh dirinya dan para pemain.
Tak hanya dalam hal membangun chemistry, perombakan besar yang terjadi di dalam roster EVOS Legends saat ini juga membuat beberapa player harus bertukar role. Hal ini tentu tidak akan mudah.
Selain itu Zeys juga mengungkapkan adanya tekanan besar kepada dirinya sebagai pelatih dari manajemen EVOS Esports yang berharap EVOS Legends memiliki performa bagus, tetapi gagal mereka tunjukkan di masa preseason.

Jadi tidak mengherankan jika saat ini Zeys merasa cukup lega sekaligus gembira dengan performa yang telah ditunjukkan oleh EVOS Legends, mengingat segala rintangan yang mengadang mereka dalam beberapa bulan terakhir.
BACA JUGA: Luminaire ungkap alasan pilih REKT sebagai tank utama EVOS Legends