Xinnn RRQ Hoshi klimaks! Satu kalimat yang menggambarkan performa sang pemain di El Clasico jilid 1 antara RRQ Hoshi dan EVOS Legends pada MPL ID Season 8.
Pemain asal Manado ini memang sempat rehat pada season 7 dan baru comeback pada musim ini. Dia pun pindah role menjadi sidelaner. Sebuah tugas yang tak mudah menengok pool sidelane pada META saat ini sebenarnya “Gak Xinnn banget”.
Seperti yang diketahui, Xinnn RRQ Hoshi identik dengan core. Ia sangat piawai bermain assassin sampai marksman. Meski begitu sidelaner sekarang diharuskan punya pool hero sangat luas.
Ia harus mampu bermain mage, fighter, marskman, bahkan assassin tergantung kebutuhan. Tak ayal, Xinnn pun harus belajar lebih jika ingin mengejar ketertinggalan karena rehat.
Xinnn RRQ Hoshi sempat dikritik
Sang pemain sebenarnya sempat mendapat kritik. Performanya ketika awal diberi kesempatan bermain tak terlalu menggigit. Ia pun sangat sering bermain Chang’e, entah apa alasannya.
Meski begitu semua butuh proses. Dan eks pemain Star 8 itu akhirnya membuktikan kualitas sebenarnya pada El Clasico jilid 1 menghadapi EVOS Legends.
Xinnn RRQ Hoshi menggila ketika membungkam EVOS Legends 2-0
Performa RRQ Hoshi saat melawan EVOS Legends sangat apik. Mereka hampir kalah di game pertama tapi membuat comeback epik. Chang’e dari Xinnn kerap memberikan damage kejut dengan positioning yang menawan. KDA-nya 4-2-6
Pada game kedua, Xinnn RRQ Hoshi juga membuktikan bahwa dia piawai bermain Esmeralda. Esme dari sang pemain benar-benar disiplin, entah soal laning maupun ganking. Ia mampu membuat 7 kill di game kedua. Tak kaget jika EVOS Legends pun kelimpungan dan akhirnya tumbang.
Alasan Xinnn bisa kembali menggila
Pasca pertandingan ONE Esports bersama beberapa media lain mendapat kesempatan mewawancarai Vynnn. Dia pun mengungkapkan alasan kemenangan timnya dan juga hal yang membuat Xinnn akhirnya on-fire.

“Persiapan kami sudah jauh lebih matang, tidak seperti musim sebelumnya. Itu mungkin faktor utama kemenangan ini,” kata Vynnn.
“Xinnn itu orang yang paling rajin main di sini, saat streaming, dia tak hanya sekadar streaming, tapi juga belajar. Mungkin karena dia merasa PR-nya banyak karena baru pindah role. Kerja keras tak menghianati hasil,” tambah dia.
BACA JUGA: REKT EVOS Legends kian menggila, Wann: Enak di-tank in dia