META Diggie Feeder sebenarnya sudah lama dikenal oleh para player Mobile Legends, tetapi baru populer dan hadir di scene kompetitif oleh Aura PH di MPL PH Season 5. Hingga saat ini, penggunaan META tersebut juga masih beberapa kali digunakan.

Di MPL ID, EVOS Legends menjadi salah satu tim yang paling sering menggunakan META Diggie Feeder bersama Bigetron Alpha. Beberapa kali EVOS Legends berhasil memenangi permainan menggunakan META ini.

Kredit: Moonton

Sementara di sisi lain, bisa dikatakan RRQ Hoshi tidak pernah terlihat menggunakan META Diggie Feeder di scene kompetitif, padahal mereka cukup senang bermain dengan menggunakan dua support dalam satu permainan.

Dalam sebuah wawancara dengan kapten RRQ Hoshi, Vynnn, ONE Esports mencoba menanyakan pandangan sang player perihal efektifitas penggunaan META Diggie Feeder ini.

“Tergantung pemilihan hero dari tim yang menggunakannya dan juga tim lawan, sih. Hanya saja jika disebut efektif, semua strategi akan efektif jika cara bermain dan pemilihan heronya dilakukan dengan benar,” ucap Vynnn secara eksklusif kepada ONE Esports.

ONE Esports pun mencoba mengorek lebih dalam lagi perihal rencana RRQ Hoshi untuk menggunakan META Diggie Feeder ini dan ternyata peluangnya ada.

“Sebenarnya kami sempat mencoba untuk main Diggie Feeder di latihan. Sebenarnya META ini memang cukup efektif. Hanya saja kembali lagi ke masalah apakah pemilihan hero lawan dan tim sendiri yang menjadi pertimbangan utamanya untuk bisa digunakan atau tidak,” kata Vynnn.

“Mungkin suatu saat kami akan bermain Diggie Feeder karena kami juga tentu saja penasaran. Kami telah mencobanya dan sejauh ini cukup efektif bagi kami,” tuturnya.



Menarik untuk dinantikan apakah RRQ Hoshi berani untuk menggunakan META Diggie Feeder di babak playoff atau tidak, mengingat strategi ini tidak selalu berhasil membuahkan kemenangan.

Di sisi lain, tak sedikit juga pihak yang mengaku tidak senang ketika ada tim yang menggunakan META Diggie Feeder karena membuat pertandingan menjadi tak enak untuk disaksikkan.

Skill pasif Young Again dari matinya Diggie ini ternyata tidak hanya mengganggu hero yang dibuntuti oleh dirinya, tetapi ternyata bagi penonton yang menyaksikkannya juga.

Namun, Vynnn juga mengaku bahwa ia percaya bahwa Moonton sengaja menciptakan hero Diggie ini, salah satunya untuk memberikan keleluasaan bagi pemain yang menggunakannya agar bisa membuka map dengan memanfaatkan skill pasifnya, meski harus menjadi feeder yang merupakan sebuah pelanggaran di dalam permainan.

“Faktanya adalah, saya pernah bermain Diggie Feeder untu lucu-lucuan di ranked dan live stream, dan tidak ada notifikasi dari game (yang menyatakan pemain telah sengaja menjadi feeder). Mungkin Moonton sengaja membuat hero ini untuk digunakan seperti itu,” ujar Vynnn.

Sejauh pengetahuan penulis mengenai beberapa game MOBA populer lainnya, sepertinya tidak ada hero/champion/karakter lain yang memiliki kemampuan yang dapat dieksploitasi seperti Diggie. Jadi, mungkin hadirnya META Diggie Feeder ini memang telah menjadi harapan Moonton sejak awal.

Di babak playoff MPL ID Season 7, RRQ Hoshi harus bermain di babak play-ins menghadapi Genflix Aerowolf setelah gagal menembus posisi dua besar. Jika mereka berhasil menang di pertandingan ini, RRQ Hoshi akan kembali berjumpa dengan EVOS Legends yang pada musim ini berhasil mengalahkan mereka dua kali.

BACA JUGA: Vyn sebut performa RRQ Hoshi terus meningkat, ini buktinya