Seperti kita ketahui bersama bahwa kini Vior telah menjadi bagian dari roster ONIC Esports untuk MPL ID S9. Bagi Vior, menjadi bagian dari roster tersebut adalah sebuah kebanggaan, tetapi juga menghadirkan satu kekhawatiran tersendiri bagi dirinya.

Secara mengejutkan ia ikut didaftarkan sebagai bagian dari roster ONIC untuk MPL ID S9. Jika dibandingkan dengan roster di musim sebelumnya, seakan-akan hal ini dilakukan untuk menggantikan posisi Drian yang memilih rehat.

Mobile Legends, ONIC Esports, MPL ID Season 9, Vior
Kredit: Instagram/ONIC Esports

Kepada ONE Esports, pemilik nama lengkap Viorenita Sutanto ini pun menceritakan kisah singkat dari proses dirinya dari talent menjadi pro player Mobile Legends ONIC ini. Semua ini terjadi di hari terakhir lock roster dari Moonton untuk ONIC yang mendapat tambahan waktu karena sebelumnya tampil di M3 World Championship.

“Sejujurnya keputusan ini diambil pada menit-menit akhir (lock roster). Hanya beberapa jam sebelum saya menandatangani kontrak, CEO ONIC menghubungi saya melalui pesan teks untuk meminta saya menjadi bagian dari roster ONIC di MPL ID S9,” ucap Vior kepada ONE Esports.

“Lalu saya berkata ‘apa hal ini memungkinkan?’, dan dia bilang ‘tentu saja’. Saya pun menginginkannya jika memang memungkinkan. Setelah itu saya menandatangani kontrak dan dikeesokan harinya saya resmi menjadi member baru di roster ONIC,” tuturnya.

Hal ini menunjukkan bahwa dirinya memang benar-benar antusias dengan peran barunya di ONIC saat ini sebagai pro player setelah sebelumnya sebagai talent atau Brand Ambassador. Namun, hal ini tak sepenuhnya membuat satu-satunya player wanita di MPL ID S9 itu bergembira.



Vior khawatir dirinya akan dibandingkan dengan Listy Chan

Mobile Legends, EVOS Esports, MPL ID Season 3, Listy Chan
Kredit: Grid.id

Sebelum menandatangani kontrak sebagai player ONIC tersebut, Vior mengaku bahwa dirinya sangat senang, tetapi sekaligus memiliki kekhawatiran yang ada di dalam pikirannya.

Sebagai satu-satunya player wanita di MPL ID S9, ia mengaku takut dirinya akan dibanding-bandingkan oleh netizen atau komunitas MLBB Indonesia dengan Listy Chan sebagai player wanita pertama di MPL ID pada season 3 bersama EVOS Esports.

“Pertama, sebelum saya menandatangani kontrak itu, saya cukup takut akan dibanding-bandingkan dengan player wanita di MPL sebelumnya karena dia memang memiliki skill, sementara saya tidak. Saya hanya untuk mengisi kekosongan yang ada di roster,” ujarnya kepada ONE Esports.

“Namun setelah dipikirkan kembali, hal ini sangat membanggakan bagi saya. Jika saya menolak tawaran ini sepertinya akan menjadi sebuah kerugian bagi saya. Setelah saya menandatanganinya, saya merasa sangat senang, bersemangat, terkejut, dan khawatir di saat yang bersamaan,” tuturnya.

Perasaan seperti ini adalah sesuatu yang lumrah dan pasti pernah ikut dirasakan oleh beberapa pemain lainnya ketika bergabung dengan sebuah tim, terlebih ia diplot untuk menggantikan peran yang ditinggalkan oleh player besar di dalam sebuah tim.

Menarik untuk melihat apakah Vior yang sengaja dimasukkan ke dalam roster untuk mengisi kekosongan di ONIC ini nantinya justru akan mendapatkan kesempatan atau debutnya untuk tampil di MPL ID S9? Semua itu ada di tangah Mars dan Aldo sebagai pelatih tim untuk mempertimbangkan dan menentukannya.

BACA JUGA: Sepenggal kisah pertemuan ONIC Vior dan MLBB