Victim Esports baru saja merilis kabar menggemparkan. Mereka mengonfirmasi untuk menon-aktifkan divisi Mobile Legendsnya.

Hal ini tentu menjadi kabar yang tak diduga menengok divisi Mobile Legends Victim Esports adalah salah satu yang diunggulkan dan paling disorot dalam tiga tahun terakhir.

Victim Esports
Sumber: MDL

Victim Esports sudah mengikuti gelaran MDL sejak season 1 dan menjuarainya pada musim pembuka tersebut. Tapi setelah itu memang pasang surut terjadi terutama dalam hal roster.

Victim Esports sempat punya hasrat main di MPL

Ketika bermain di MDL Season 1, Victim memiliki lima pilar yang disinyalir berkekuatan MPL pada diri Renbo, Sanz, Saanji, OnMyWay, dan Xinthink.

Mereka superior dan menjuarai hampir semua turnamen semi-pro sebelum akhirnya juga jadi kampiun MDL Season 1.

Ketika itu mereka mengira bisa langsung naik ke MPL. Ternyata sistem juara MDL tak berpengaruh untuk masuk MPL. Renbo dan Sanz pun hengkang ke Bigetron Alpha dan ONIC Esports.

Victim Esports tetap kuat karena pengganti yang datang adalah pemain-pemain andal sebut saja duo eks Recca Esports Baymax dan Fel, serta Speechless yang dinilai sangat berbakat.

Sayangnya Victim mengalami kesulitan dan tak lagi menjadi juara pada tiga musim di MDL.



Padahal ada beberapa pemain lain yang masuk sebut saja Malika sampai Bravo yang berpengalaman MPL.

Victim Esports bubarkan divisi Mobile Legends

Sampai akhirnya pada siang ini, Selasa (9/11) Victim Esports membuat pengumuman di akun Instagramnya. Mereka resmi membubarkan divisi Mobile Legends, dan harusnya semua pilar mereka kini berstatus free transfer.

Belum diketahui alasan di balik keputusan ini, satu yang pasti tim-tim MPL atau MDL harus mulai memantau para pilar eks Victim, menengok sebagian besar dari mereka sangat berkualitas dan berpotensi jadi bintang ke depannya.

BACA JUGA: Motorola jadi sponsor tim peserta M3 World Championship Vivo Keyd