Kamis, 16 Desember 2022, dua tim mempertaruhkan kesempatannya dalam perebutan gelar juara M3 World Championship. Todak dan Navi yang bertemu dalam pertarungan hidup dan mati sama-sama memiliki tanggung jawab besar sebagai perwakilan terakhir dari masing-masing region.

Todak yang tampil mengecewakan di fase grup perlahan-lahan membenahi diri di fase playoff hingga bisa mencapai perempat final Lower Bracket M3 World Championship. Di sisi lain, Navi secara mengejutkan bisa berbicara banyak di panggung MLBB terbesar tahun ini.

Navi tancap gas di dua game pertama

Game pembuka di pertandingan pertama hari ini diawali dengan aksi CikuGais bersama Lancelot-nya. Kill demi kill mampu dia amankan seiring Todak memberikan tekanan konstan pada Navi.

Melihat situasi yang tidak menguntungkan untuk timnya, Defender melakukan split push untuk mengurangi tekanan dari lawannya. Langkah itu sangat efektif dan berhasil memberikan ruang untuk SunsetLover yang menggunakan Paquito membuat item yang ia butuhkan. Tanpa disadari, runner-up MPL MY Season 8 telah kehabisan waktu dan Navi bisa memenangkan game pertama dengan mudah di fase late game.

M3 World Championship Navi vs Todak
Kredit: Moonton

Pada game selanjutnya, giliran Todak yang mengusung draft late game dengan empat scaling hero YSS, Brody, Lunox, dan Uranus. Merespon draft tersebut, Navi mencoba bermain cepat dengan strategi yang berfokus pada Roger.

Awalnya Todak berhasil menahan gempuran Navi di fase early game, namun konsentrasi mereka runtuh saat memasuki fase mid game. Roger yang dikenal ganas di early hingga mid game memanfaatkan semua potensinya untuk memburu penggawa Todak satu per satu. Dalam waktu 12 menit, Navi menggandakan keunggulannya menjadi 2-0.

M3 World Championship Navi vs Todak
Kredit: Moonton


Pantang menyerah, Todak pertahankan asa juara M3 World Championship

Di game ketiga, Roger lagi-lagi menjadi bintang utama, namun kali ini ia memperkuat barisan Todak. Navi di sisi lain menggunakan dua core marksman Granger dan Popol & Kupa.

Malapetaka langsung datang kepada Navi saat pertarungan baru berlansung tiga menit, CikuGais bersama Roger-nya mendapatkan triple kill yang kemudian dilanjutkan dengan mengamankan dua tower di menit kelima. Hero yang sangat kuat jika mendapatkan kill di awal permainan ini akhirnya menjadi motor kebangkitan Todak saat tim asal Malaysia meraih poin pertamanya. Skor sementara 2-1 untuk keunggulan Navi.

M3 World Championship Navi vs Todak
Kredit: Moonton

Navi mencoba sesuatu yang berbeda di game keempat, di luar prediksi panelis, mereka menampilkan tiga marksman sekaligus, Beatrix, Brody, dan Natan. Sayangnya strategi yang tak biasa itu menjadi santapan untuk gold laner 4Meys yang menggunakan Popol & Kupa. KDA 10/1/6 menjadi bukti kuat betapa ganasnya marksman tersebut di game keempat ini.

M3 World Championship Navi vs Todak
Kredit: Moonton

Skor imbang 2-2 membuat pertandingan harus diselesaikan dengan game kelima. Navi tidak lagi berani bereksperimen di game penentuan, mereka kembali pada draft yang sangat mereka kenal dengan jungle Paquito. Di sisi lain, Todak juga melakukan hal yang sama dengan memilih Estes sebagai pusat strategi UBE.

Sempat berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama kuat, Todak pada akhirnya keluar sebagai pemenang setelah Momo yang kali ini mengisi role gold laner berhasil menyelesaikan susunan item-nya dengan cepat. Alhasil Brody yang ia gunakan tidak dapat dibendung dan bisa dengan mudah meratakan barisan pertahanan Navi.

M3 World Championship Navi vs Todak
Kredit: Moonton

Dengan hasil ini Todak bisa melanjutkan perjalanannya di M3 World Championship ke babak final semi final Lower Bracket untuk berhadapan dengan tim yang kalah di pertandingan EVOS SG vs BTK.

Ikuti ONE Esports di Facebook untuk berita, panduan, dan highlight Mobile Legends: Bang Bang lainnya.

BACA JUGA: Jadwal M3 World Championship, prize pool, pembagian grup, hasil pertandingan