Jeremy “Tibold” Yulianto memang masih berusia 25 tahun. Tapi mimpinya untuk mengharumkan nama Indonesia ada di depan mata setelah resmi terpilih sebagai pelatih timnas Mobile Legends: Bang Bang Indonesia untuk SEA Games 2019.
Tibold bukan nama asing di kancah esports. Kiprahnya begitu luas sejak 2015. Mantan player League of Legends ini pun sempat dua kali menjadi pelatih tim profesional macam Bigetron dan Flash Wolves.
Tepat pada Selasa (6/8), Tibold resmi diumumkan sebagai pelatih timnas MLBB. Tak banyak yang memprediksi hal ini. Termasuk dia sendiri.
Kepada ONE Esports, Tibold mengungkapkan perasaannya bisa melatih timnas Indonesia untuk cabang esports MLBB. Ia diajak langsung oleh dua pentolan di panitia kerja timnas MLBB yang juga CEO Louvre Esports dan RRQ, Erick Herlangga serta Adriane Pauline.
“Perasaan pastinya antusias karena ini adalah kesempatan istimewa untuk mengharumkan nama Indonesia. Tanggung jawab memang besar tapi fokus saya bukan di situ,” jelas pria berkacamata itu.

“Saya akan langsung mempersiapkan diri untuk bisa menjadi coach yang terbaik, agar anak-anak bangsa kita bisa main bagus serta bikin Indonesia bangga. Setelah itu baru memikirkan program pelatnas dll,” tambah dia.
Tibold mengaku sempat sedikit khawatir karena akan memimpin player-player yang notabene sudah berpredikat bintang. Tapi dia optimistis bisa merangkul semuanya dengan baik.
“Khawatir sih ada, tapi supaya hal seperti itu tak teradi pandangannya yang harus diubah. Saya jadi coach bukan untuk menyuruh mereka ini itu, Tapi pendekatannya harus dengan mindset saya di sini untuk membantu mereka mengembangkan diri, potensi, teamwork, dll,” kata Tibold.
“Supaya pada akhirnya tiap player bisa menjadi the better version of themself. Intinya saya di sini melatih mereka untuk menjadi atlet yang lebih baik. Apakah harus keras atau lembut? Semua balik ke pemainnya,” lanjutnya.