Kemampuan Muhammad “Lemon” Ikhsan di Land of Dawn tak perlu lagi diragukan. Ia bisa dibilang sebagai player Mobile Legends paling fenomenal yang ada.
Salah satu kelebihan Lemon yang mungkin tak dikuasai secara total oleh player lain adalah pool hero yang luas.
Rasanya cuma Lemon yang berani memainkan hero-hero macam Faramis, Kadita, sampai Eudora di MPL ID Season 6. Bahkan ia memainkannya di laga-laga yang terbilang penting.
Contoh paling nyata adalah pada game ketiga melawan EVOS Legends di duel El Clasico pekan kedelapan. Pada game penentu upper/lower bracket untuk RRQ Hoshi itu, Lemon dengan santainya memilih Eudora.
- Butsss: Kedatangan Xinnn tak berdampak besar, namun meta baru cocok dengan komposisi pemain RRQ
- Tundukkan EVOS, RRQ tembus upper bracket play-off
Padahal ketika dilihat, mage support yang terbuka masih ada Chang’e, Kagura, Cecilion, sampai Luo Yi. Hero-hero yang notabene lebih sering dipick di MPL.
Namun, player asal Aceh itu membuktikan bahwa Eudora sejak mendapat revamp project NEXT, menjadi begitu OP.
Bagaimana tidak, Lemon benar-benar menggila menggunakan hero ini. Ia mendominasi dan memborbardir EVOS Legends lewat cc dan damage Eudora yang memang sangat sakit.
Lemon menjadi MVP dengan Eudoranya dengan KDA 9-0-4. Pemilihan item Lemon untuk hero petir ini pun terbilang menarik.
Memakai sepatu Arcane ketimbang Demon Shoes, Divine Glaive langsung dibuat pertama kali oleh Lemon untuk magic penetration. Setelah itu barulah Clock of Destiny dan Lightning Truncheon untuk menambah damage dari Eudora.
Alih-alih memilih item defense pada opsi terakhir, Lemon malah dalam proses membuat Blood Wings. Walau sebelum item ini jadi, RRQ sudah mengamankan kemenangan.
Menarik menanti hero unik apalagi yang akan dipakai Lemon di playoff. Mari kita tunggu bersama-sama.
BACA JUGA: Ini alasan Vyn serahkan role mage support ke Lemon