Salah satu player Mobile Legends EVOS Esports, Yurino “Donkey” Putra, sudah memikirkan hal lain di dalam hidupnya demi memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarga jika sudah tak lagi menjadi pemain profesional.
Dengan usia yang sudah tidak muda lagi sebagai atlet esports, 30 tahun, Donkey sempat berencana untuk pensiun setelah sukses membawa EVOS Esports menjuarai Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 4 dan Mobile Legends World Championship 2019 (M1).
Namun, rencana tersebut urung ia lakukan dan kembali mendapatkan semangat untuk bermain setelah gagal mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di SEA Games 2019 Filipina.
- Pemain PES terbaik Indonesia resmi gabung tim esports Thailand
- Teka-teki franchise MPL: Banyak tim siap bayar, kapan slot kembali dibuka?
Kendati demikian, rencana-rencana yang telah ia susun setelah memutuskan untuk pensiun tampaknya akan tetap ia lakukan. Setelah mengaku tak tertarik dengan bisnis keluarga berupa tambak udang dan keengganan sang istri untuk tinggal di Surabaya, membuat ia berencana untuk membangun usahanya sendiri.
“Setelah pensiun, selain lebih fokus di streaming. Saya punya pemasukan lain dari tambak udang milik ayah, tetapi itu bisnis keluarga dan saya tidak memiliki passion di situ. Saya lebih tertarik di esports dan di bidang food and beverage,” ucap Donkey dalam sebuah wawancara dengan Detik.com.
“Saya sudah punya rencana awal tahun 2020 ingin membuat suatu bisnis entah itu makanan atau minuman. Merek dan produk saya sendiri dan masih dirahasiakan,” ucapnya.
Jawaban dari Donkey mengenai bisnis yang akan ia geluti ini terbulang tak kalah unik dengan apa yang sempat diungkapkan salah satu rekan setimnya di EVOS Esports, Eko “Oura” Julianto, yang mengaku ingin membuka penyewaan lapangan futsal di daerah asalnya, Batam.
BACA JUGA: Moonton bikin Mobile Legends tidak monoton
