Sekys main jelek di semifinal upper bracket MPL MY S14 menjadi perbincangan yang cukup panjang. Hal ini terjadi ketika SRG secara tiba-tiba turun ke lower bracket dan kalah dari Todak.
Saat itu tak ada satu pun yang menyangka SRG sebagai unggulan juara utama di musim ini, bermain tak semestinya. Menghadapi Todak yang struggle di regular season, mereka kalah 3-1.
Performa SRG tak seperti biasanya dan seakan kehilangan sentuhan. Hasil ini pun membuat banyak orang ragu akan kapasitas mereka.

Sekys main jelek, itu yang dikatakan banyak orang. Mindset bahwa pergeseran jungler assassin yang tergesert dengan seringnya muncul fighter jungler dirasa menjadi salah satu alasan.
Tapi SRG membuktikan mereka masih sangat kuat dan tampil menggila di lower bracket.
Red Esports dihajar 3-1 dengan amat mendominasi. Pertemuan kedua dengan Todak di final lower pun berbeda. SRG benar-benar membuat Todak seperti tim semenjana.

Pembantaian 3-0 terjadi di sana dan benar-benar pure tanpa perlawanan berarti. SRG kembali ke level terbaik dan tampil superior. Slot M6 diamankan, SRG ke grand final bertemu Team Vamos.
Salah satu yang paling menarik adalah alasan Sekys main jelek di upper. Ternyata dia mengaku sempat kena mental karena hal tersebut.
Sekys main jelek di upper, untung bisa bangkit
Dilansir dari Harimau Malaya, Sekys main jelek terungkap. Sang pemain mengaku sempat berada di titik yang tak menyenangkan sebelum akhirnya bangkit dari lower bracket.

“Performa hari ini jauh lebih baik dari kemarin. Karena semalam kami benar-benar mengalami kemunduran, terutama soal performa saya,” kata Sekys.
“Performa saya kalau dikata banyak orang poke lah. Untungnya hari ini sudah kembali ke trek berkat bantuan rekan-rekan dan coaching staff.”
“Sebenarnya saya tak tahu kenapa (main jelek). Saya rasa seperti tak tahu apa-apa. Tidak tahu cara komunikasi dan segalanya. Setelah pertandingan itu saya bahkan sempat berpikir ini adalah akhir karier saya, akhir dunia.”
“Semalam kami juga berkumpul, mengobrol bersama untuk mencurahkan semua masalah yang dirasa ada dan mencari jalan keluarnya. Semua masalah pun sudah diselesaikan.”
“Melawan Todak saya sudah punya perasaan bahwa kalau sudah menang game pertama, harusnya akan mudah di game-game selanjutnya,” papar Sekys.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: SRG lolos M6, pupus harapan TODAK ke pentas dunia