Sekys main jelek di semifinal upper bracket MPL MY S14 menjadi perbincangan yang cukup panjang. Hal ini terjadi ketika SRG secara tiba-tiba turun ke lower bracket dan kalah dari Todak.

Saat itu tak ada satu pun yang menyangka SRG sebagai unggulan juara utama di musim ini, bermain tak semestinya. Menghadapi Todak yang struggle di regular season, mereka kalah 3-1.

Performa SRG tak seperti biasanya dan seakan kehilangan sentuhan. Hasil ini pun membuat banyak orang ragu akan kapasitas mereka.

SRG lolos M6, Selangor Red Giants, MPL MY S14, MLBB, Mobile Legends
Kredit: Instagram/Srgesportsmy

Sekys main jelek, itu yang dikatakan banyak orang. Mindset bahwa pergeseran jungler assassin yang tergesert dengan seringnya muncul fighter jungler dirasa menjadi salah satu alasan.

Tapi SRG membuktikan mereka masih sangat kuat dan tampil menggila di lower bracket.

Red Esports dihajar 3-1 dengan amat mendominasi. Pertemuan kedua dengan Todak di final lower pun berbeda. SRG benar-benar membuat Todak seperti tim semenjana.

Mobile Legends, SRG dikalahkan Todak, MPL MY S14
Kredit: Instagram/MPLMY

Pembantaian 3-0 terjadi di sana dan benar-benar pure tanpa perlawanan berarti. SRG kembali ke level terbaik dan tampil superior. Slot M6 diamankan, SRG ke grand final bertemu Team Vamos.

Salah satu yang paling menarik adalah alasan Sekys main jelek di upper. Ternyata dia mengaku sempat kena mental karena hal tersebut.

Alasan SRG kalah lawan Todak diungkap Ozoraveki
Mirko: SRG mengerikan, tapi bukan berarti MPL MY region terkuat
SRG juara MSC 2024 di luar prediksi dan proses dari Arcadia
Bakat Sekys sudah dilihat OHMYV33NUS sejak season 11

Sekys main jelek di upper, untung bisa bangkit

Dilansir dari Harimau Malaya, Sekys main jelek terungkap. Sang pemain mengaku sempat berada di titik yang tak menyenangkan sebelum akhirnya bangkit dari lower bracket.

Profil dan biodata Sekys, SRG Sekys, Sekys, MLBB, Mobile Legends
Kredit: Sekys

“Performa hari ini jauh lebih baik dari kemarin. Karena semalam kami benar-benar mengalami kemunduran, terutama soal performa saya,” kata Sekys.

“Performa saya kalau dikata banyak orang poke lah. Untungnya hari ini sudah kembali ke trek berkat bantuan rekan-rekan dan coaching staff.”

“Sebenarnya saya tak tahu kenapa (main jelek). Saya rasa seperti tak tahu apa-apa. Tidak tahu cara komunikasi dan segalanya. Setelah pertandingan itu saya bahkan sempat berpikir ini adalah akhir karier saya, akhir dunia.”

“Semalam kami juga berkumpul, mengobrol bersama untuk mencurahkan semua masalah yang dirasa ada dan mencari jalan keluarnya. Semua masalah pun sudah diselesaikan.”

“Melawan Todak saya sudah punya perasaan bahwa kalau sudah menang game pertama, harusnya akan mudah di game-game selanjutnya,” papar Sekys.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: SRG lolos M6, pupus harapan TODAK ke pentas dunia