Siren Esports baru saja menjuarai MDL Season 2. Mereka berhasil mengalahkan tim unggulan pertama sekaligus juara regular season, RRQ Sena 3-1.

Pada grand final yang dihelat Minggu (11/10), Siren memang terlihat lebih siap mental. Mereka terlihat tampil rapi dan tanpa tekanan.

Berbeda dengan RRQ Sena yang memang diunggulkan menjadi juara sejak awal. Performa mereka tak sebaik biasanya dan terus tertekan.

Salah satu hal yang terbilang aneh adalah RRQ Sena jarang melakukan ban kepada Harith, hero signature dari Altamiz. Terbukti Siren tiga kali memainkan Harith.



Berbeda dengan Siren yang memang fokus tidak mau menghadapi hero-hero tertentu. Dari empat game yang dimainkan, Siren selalu melakukan ban kepada Angela dari Bless yang memang menjadi senjata RRQ.

Tak hanya Angela, Siren juga tiga kali mem-ban Natalia. Setelah laga, Altamiz mengaku salah satu kunci juara Siren adalah tidak melawan dua hero ini.

“Ga ada kuncian khusus. Sebenarnya yang kami takutin justru malah hero Angela atau Natalia. Malas melawan hero seperti itu. RRQ bahkan 4 game sebelumnya pakai Angela terus, makanya kami respek saja dengan mereka,” katanya saat diwawancarai pihak MDL.

“Saat sedang terpuruk kami sadar main kurang baik. Terus kami semakin memperbanyak main. Dari pagi sampai jam 12 malam. Jadi lah seperti sekarang,” tambah dia.

BACA JUGA: Siren Esports juara MDL Season 2