Salah satu player profesional Mobile Legends: Bang Bang, Clay, bisa dibilang sebagai wonderkid di dunia MLBB saat ini. Kemampuannya sangat luar biasa kala bermain.
Salah satu kebiasaannya adalah bermain untuk menjadi yang terbaik atau top global pada hero-hero tertentu. Jika pada umumnya seorang player hanya fokus mendalami satu dua hero, tidak dengan Clay.
Menurut pantauan ONE Esports, Clay sudah tiga kali menjadi top global pada tiga hero Mage berbeda. Mulai dari Lunox, Harits, dan Esmeralda.
Khusus Esmeralda, sampai saat ini Clay masih bertengger di puncak top global. Dia kini sedang berjuang bersama Saints Indo di turnamen BEKRAF Gameprime: Clash of Titans.
ONE Esports mendapat kesempatan mewawancarainya setelah Saints Indo mengalahkan Bigetron, Sabtu (13/7/2019). Clay berhasil dua kali menjadi MVP pada laga itu menggunakan Esmeralda dan Chang’e.
Clay mengaku awalnya tak berencana main untuk menargetkan top global. Tapi lama-lama itu menjadi kebiasaan.
“Awalnya main biasa saja. Main hero tertentu dan tiba-tiba jadi top global. Ga pernah kepikiran mau jadi top global. Kebetulan banyak juga orang yang minta saya top global-in hero Esmeralda,” kata player bernama asli Deden Muhammad Nurhasan itu.
“Kayaknya selanjutnya ingin mencoba peruntungan di top global Chang’e,” tambah dia.
Dia juga punya hasrat besar untuk membawa Saints Indo menjadi juara dan membungkam para pengeritik yang terus menghujat Saints Indo.
“Saya ingin membungkam mulut netizen, terutama mereka yang selalu bilang Saints ga pernah juara dan menang,” tutur Clay.