Selangor Red Giants masih memperlihatkan kapasitasnya di MPL MYS12. Sebagai salah satu tim Kuda Hitam di Malaysia, efek kejut tim dengan tiga penggawa Filipina ini masih begitu mengerikan.
Sebuah langkah besar berhasil mereka buat di playoff. Menghadapi Todak pada laga yang bisa dibilang hidup mati, karena kalah berarti gugur, menjadi sebuah beban tersendiri.

Tapi, Selangor Red Giants membuktikan bahwa mereka punya mental mengerikan. Menghadapi Todak yang merupakan langganan M Series dan selalu hadir di turnamen dunia itu dari empat seri yang sudah diselenggarakan, Super Red Cs tak gentar.
Mereka sadar, musim ini Todak cukup limbung sejak regular season. Tanpa kehadiran Moon dan banyaknya perubahan roster yang terjadi di tubuh tim membuat tim ini tak konsisten.

Benar saja, Selangor Red Giants memperlihatkan gameplay yang jauh lebih rapi, disiplin, dan agresif. Mereka selalu mampu melakukan punish penting untuk Todak sampai akhirnya menang 2-1.
Todak gagal M5, bukan tanpa perlawanan
Todak memang punya komposisi baru. Hanya Ciku, Momo, dan Yums pemain lama yang dipercaya tampil di laga ini. Mereka juga tak bermain buruk.
Menang di game pertama menjadi salah satu bukti. Pada game ketiga yang sangat menentukan pun sebenarnya duel begitu sengit.
Todak sempat mendapat momentum comeback dari ketertinggalan di early game. Mereka bahkan dua kali mencuri lord lewat momen Zaimsempoi sang midlaner.
Tapi Selangor Red Giants sangat mengerti objektif dan cara memenangi pertandingan. Terlepas dari Todak yang selalu mengambil lord, pengorbanan dari para pemainnya pun signifikan karena Red Giants fokus untuk targeting pemain.

Tak ayal, pada akhirnya sebuah sejarah tercipta. Selangor Red Giants berhasil membuat Todak untuk pertama kalinya tak akan tampil di M5 alias M Series Desember nanti.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal MPL MY S12, hasil pertandingan, format, cara menonton