Sasa SMG menjadi buah bibir di scene Mobile Legends Malaysia. Setelah lama berpetualang di Indonesia, pemain veteran satu ini pulang ke kampung halamannya.
Sasa merupakan nama besar di scene Mobile Legends. Dia bahkan bisa dibilang salah satu pelopor pemain asing yang berkarier di Indonesia selain Wizzking.
Meski begitu Sasa SMG bisa dibilang pemain asing tersukses menengok ketika bersama ONIC Esports, ia berhasil mengangkat trofi MPL, MSC, dan Piala Presiden.
Sasa SMG terbuang dari ONIC Esports
Sayangnya pasca MPL ID Season 3, Sasa malah menurun kariernya. Ia sulit beradaptasi dengan META terbaru dan terpinggirkan dari skuad utama ONIC. Pada Season 5 dan 6 sang pemain lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Keberadaan CW yang berpindah role menjadi sidelaner membuat Sasa harus menerima kenyataan itu. Melihat CW yang lebih dipercaya, artinya Sasa kesulitan menyamai level rekan-rekannya di tim landak.
Sasa gabung SMG dan langsung unjuk gigi
Sampai akhirnya Sasa memilih meninggalkan ONIC dan kembali ke Malaysia. Adalah Team SMG yang menjadi pelabuhan barunya. Tak tanggung-tanggung, di tim baru tersebut sang pemain langsung menjadi kapten.

Sasa SMG tentu ingin memperlihatkan bahwa dia masih punya kapasitas dan kemampuan. MPL MY Season 8 pun menjadi ajang pembuktian Sasa. Sejauh ini hal tersebut berhasil.
Bagaimana tidak, performa SMG meningkat pesat dan Sasa tampil menggila mengisi role sidelaner. Menggeser posisi pemain kawakan lainnya, Loong, Sasa memimpin timnya saat mengalahkan EBLZ dan Orange Esports.
Kemampuannya memakai hero macam Alice sampai Esmeralda sangat optimal. Hal ini membuktikan kembali bahwa Sasa sebenarnya bisa on-fire jika diberi kesempatan. Ia pun tak hanya bisa bermain marksman seperti anggapan banyak orang sebelumnya.
BACA JUGA: RRQ Hoshi marah besar, BTR jadi pelampiasan