Sepanjang musim ini, “Sanz” Gilang kurang mendapat perhatian. Meski performa jungler ONIC Esports tersebut terbilang konsisten, kemilaunya kalah dari Alberttt bahkan debutan seperti Ferxiic.
Terlepas dari itu, lambat laun Sanz mulai menanjak seiring performa ONIC yang juga semakin baik jelang akhir regular season.
Dikenal sebagai jungler yang sangat sempurna dalam melakukan jungling, dan selalu punya metode untuk kaya walau timnya tertekan, Sanz benar-benar menggila saat ONIC mengalahkan EVOS Legends 2-1 akhir pekan lalu.
- Berhasil balaskan dendam, ONIC hantam EVOS Legends
- Tunduk 2-1 di hadapan ONIC, Bigetron dipaksa turun dari puncak klasemen
Sanz dua kali memakai Granger serta Bruno. Hanya di game kedua dia kesulitan karena EVOS punya banyak hero yang bisa dive in ke dalam.
Tapi sorotan datang di game ketiga, yang mana ONIC benar-benar membantai EVOS dan game berakhir hanya dalam 11 menit.
Sanz yang menggunakan Bruno sangat nyaman dalam jungling. Apalagi dua support yang dimainkan ONIC adalah Rafaela dan Natalia. Tak kaget jika mobilitas tim menjadi cepat dan map pun sangat terang.
Kemampuan Sanz dalam memperkaya diri benar-benar terlihat di sini. Levelnya naik sangat cepat, bahkan jauh meninggalkan yang lain.
Istimewanya, Sanz berhasil menyelesaikan levelnya hanya dalam sembilan menit. Meski tak punya data nyatanya, tapi ini jelas salah satu pencapaian level 15 tercepat di MPL ID Season 7.
Hal ini kian mempertegas bahwa Sanz masih lah salah satu jungler terbaik di MPL. Menarik menunggu bagaimana kiprah pemain Makassar itu ke depannya.
Apakah dia mampu memberikan gelar juara untuk ONIC musim ini? Kita nantikan bersama.
BACA JUGA: Istimewa! RRQ Hoshi pimpin klasemen MPL ID Season 7 untuk pertama kalinya