Roamer EVOS Legends, REKT, akhirnya mengungkapkan beberapa alasan yang menjadi dasar keputusannya untuk memilih mundur dari pelatnas pertama timnas MLBB Indonesia untuk SEA Games 2021.
Gelaran SEA Games 2021 memang telah usai beberapa hari lalu. Namun masih ada banyak hal yang bisa dikulik dari gelaran tersebut, termasuk soal persiapan timnas MLBB Indonesia dalam mempersiapkan diri.
Di balik kegiatan pelatnas MLBB SEA Games 2021, ada beberapa hal yang sempat terjadi, seperti Kabuki dan High yang urung mengikuti pelatnas karena tidak memungkinkan dan bakal sangat menyulitkan timnya, Aura Fire, untuk mengarungi MPL ID S9.
Selain itu, ada juga REKT yang sempat bergabung ke pelatnas tahap pertama sebelum mengejutkan banyak pihak usai memutuskan untuk mundur. Hal ini tentu sangat disayangkan, mengingat sang pemain memiliki kualitas dan pengalaman besar, termasuk pernah tampil di SEA Games 2019.
- Tujuan EVOS REKT jadi pro player dan bocoran potensi main di MPL ID S10
- Farewell BA Galak! Angel tinggalkan EVOS Esports
Beberapa alasan REKT memutuskan mundur dari pelatnas MLBB SEA Games 2021

Sebelumnya, REKT mengakui bahwa keputusan dirinya untuk mundur dari pelatnas MLBB SEA Games 2021 disebabkan karena faktor kesehatannya. Seperti diketahui bahwa dirinya memang sudah mengalami gangguan syaraf bernama Cubital Tunnel Syndrome.
Namun, ternyata aktivitas yang harus dijalani semua pemain di pelatnas lah yang membuat dirinya memutuskan untuk mundur. Selain sesi latihan yang tentu tidak sedikit, semua pemain juga harus menjalani sesi olahraga yang cukup berat.

Hal ini diungkapkan REKT secara lugas kepada Rigen Rakelna dan Indra Jegel dalam konten Gegerrr di channel Youtube Tema Indonesia.
“Awalnya saya tidak enak mau nolak setelah di-invite pelatnas karena sudah diajak oleh Mas Ibnu. Akhirnya saya mencoba selama tiga hari dan latihan fisiknya banyak banget,” ucap REKT.
“Bangun jam 6 pagi, olahraga sampai setengah 8. Olahraganya juga parah (berat), tidak seperti (pelatnas) SEA Games sebelumnya yang hanya senam dan jogging,” tuturnya.
Setelah itu, REKT baru menambahkan bahwa faktor kesehatannya juga menjadi penyebab berikutnya. Demi kebaikan dirinya dan persiapan timnas MLBB Indonesia, ia pun memilih untuk mundur.
“Fisik dan (kondisi kesehatan) tangan. Saya bermain 2-3 jam (merasa) sakit dan pegal. Kalau yang saya rasakan itu kesemutan dan kebas karena terlalu banyak memegang dan menahan HP,” kata REKT.
Memang cukup disayangkan bahwa timnas MLBB Indonesia tidak bisa mendapatkan pengalaman dari REKT selama bertanding di SEA Games 2021. Namun hal ini tentu tidak bisa dijadikan szebuah alasan dari raihan medali perak di ajang tersebut.
BACA JUGA: Bonus SEA Games 2021 timnas MLBB Filipina lebih kecil dari Indonesia