Penggawa Alter Ego, Rafly Alvareza “PAI” Sudrajat adalah salah satu EXP laner terbaik di Indonesia. Bersama Alter Ego, ia sudah mengantongi beberapa pencapaian membanggakan, termasuk menjadi juara di ONE Esports MPLI 2020.
Dalam perjalannya meraih trofi internasional tersebut, PAI dan Alter Ego mencatatkan rekor fantastis memenangkan semua pertandingan tanpa pernah kehilangan satu game pun.
Tapi jauh sebelum namanya diperhitungkan seperti saat ini, PAI mengawali kariernya dari titik nol.
Dari turnamen antar kampus sampai jadi raja Asia Tenggara

Mungkin kalian tidak akan percaya hal ini, tapi faktanya sebelum bermain MLBB PAI tidak memiliki pengetahuan atau pengalaman bermain MOBA. Ia mengenal genre game ini saat kakak kelasnya memperkenalkan MLBB kepadanya.
“Saya tidak memiliki basic MOBA, MLBB merupakan game MOBA pertama saya. Pertama kali mencoba game ini setelah diperkenalkan kakak kelas saat kuliah dulu. Sejak saat itu saya terus bermain MLBB,” ungkap PAI eksklusif pada ONE Esports.
Setelah jatuh cinta kepada MLBB dan terus berusaha untuk menjadi lebih baik, ia mulai mencoba peruntungan di turnamen kecil skala kampus atau daerah. Kemudian pemain yang mengaku penggemar berat Naruto itu bertemu dengan rekan yang memiliki tekad sama dalam menempuh karier di bidang esports.
“Awalnya saya hanya mengikuti turnamen kecil antar kampus atau antar daerah, lalu saya bertemu Revichi yang ternyata juga ingin serius di dunia esports, kemudian kami membentuk tim. Sampailah pada waktunya saya mendapatkan tawaran pertama dari tim profesional, Alter Ego.”
Bersama Alter Ego, sang EXP laner hampir mendapatkan gelar paling bergengsi di Indonesia andai timnya tidak kalah di pertarungan sengit grand final MPL ID Season 6 melawan RRQ Hoshi. Tapi tak lama setelah turnamen tersebut usai, Alter Ego mengamuk di turnamen internasional skala Asia Tenggara, MPLI 2020, dan menjadi juara dengan rekor sempurna.
- Tak ada yang tak mungkin, MobaZane Rafaela jungle is real!
- Build Item dan cara main Faramis Revamp ala RRQ Lemon
PAI pilih Alter Ego ketimbang RRQ Hoshi

Selain tidak memiliki basic MOBA, ada hal mengejutkan lain dari kisah perjalanannya menjadi pro player.
Dalam sesi wawancara bersama ONE Esports, Rafly mengungkapkan salah satu tim terbesar di Indonesia pernah memberikan tawaran kepadanya. Tapi hatinya berbicara lain dan ia memilih Alter Ego.
“Kala itu saya juga menerima tawaran dari RRQ, tapi saya memilih Alter Ego karena gaya hidup para pemainnya sama dengan saya. Uniknya, saat itu saya sering bermain rank dengan anak-anak RRQ, tapi entah mengapa hati memilih Alter Ego,” ujar pro player berusia 23 tahun.
Entah apa jadinya jika PAI menerima tawaran tersebut. Namun satu hal yang pasti, prestasinya bersama Alter Ego tidak bisa dipandang sebelah mata.
Ikuti kanal resmi ONE Esports Indonesia di Instagram, Facebook dan TikTok untuk mendapatkan berita, panduan, dan highlight Mobile Legends: Bang Bang lainnya.
BACA JUGA: Jadwal WSL Season 5, klasemen, format, hasil, dan cara menonton