Dari delapan tim yang menjadi perwakilan Indonesia di MPLI 2021, dua di antaranya telah gugur. Hal itu bisa terjadi karena ada dua pertandingan di hari pertama yang mempertemukan tim Indonesia, salah satunya Bigetron vs Geek Fam yang dimenangkan oleh pasukan robot merah.

Fleksibilitas tinggi roster Bigetron Alpha

Bigetron Alpha
Kredit: ONE Esports

Susunan roster Bigetron Alpha yang dihadirkan di MPLI 2021 tidak menyertakan Branz dan menghadirkan dua pemain MDL, Maxx dan Gamora. Di pertandingan pertama kontra Geek Fam, tim yang memberikan kejutan besar di MPLI tahun lalu, Matt cs memperlihatkan jika mereka memiliki fleksibilitas tinggi dalam pemilihan role.

Di game pertama, Gamora turun untuk mengisi midlaner sementara Matt bergeser jadi goldlaner, dan terakhir saudara kembarnya Maxx ditugaskan sebagai jungler. Susunan tersebut mendapatkan kemenangan yang cukup mudah dengan skor kill akhir 15-3.

Pada game selanjutnya, Bottle masuk menggantikan Gamora. Uniknya, sensasi muda yang menggebrak MPL ID di tengah musim itu tidak bermain sebagai jungler seperti biasanya, ia justru tampil sebagai midlaner. Namun Bigetron Alpha tetap mampu meraih kemenangan dan menyudahi perlawanan Geek Fam dengan skor pertandingan 2-0.

Rippo sebagai perwakilan tim di sesi wawancara pasca pertandingan mengaku nyaman dengan susunan roster ini dan senang bisa mengalahkan Geek Fam.

“Saya senang bisa mengalahkan Geek Fam. Saya merasa nyaman dengan lineup ini karena Matt sangat fleksibel. Lineup ini juga membuat saya yakin Bigetron bisa melangkah jauh di MPLI 2021,” ucap Rippo.



Rippo bertekad balas dendam pada Blacklist International

Mobile Legends, Blacklist International, MPLI 2021
Kredit: ONE Esports

Usai mengalahkan Geek Fam, secara mengejutkan Rippo tidak melakukan selebrasi taunting. Hal itu menimbulkan pertanyaan ada apa dengan sang Taunting King? Pada sesi wawancara yang sama, Rippo mengaku jika ia sedang puasa taunting.

“Saya tidak melakukan taunting karena sedang puasa taunting,” ungkap Rippo.

Untuk soal lawan yang ingin dihadapi, permain berkebangsaan Malaysia itu mengatakan jika Bigetron Alpha ingin membalaskan kekalahan dari Blacklist International di MSC 2021.

“Blacklist adalah lawan yang ingin kami hadapi karena berhasrat membalas kekalahan di MSC 2021.”

Ketangguhan back-to-back champion MPL PH Blacklist International memang diakui oleh tim lain. RRQ Hoshi, ECHO, dan kini Bigetron Alpha, semuanya memiliki hasrat untuk menundukkan penguasa dari Filipina. Tak salah jika kami menempatkan mereka pada urutan pertama di Power Ranking MPLI 2021.

Dan terakhir, untuk menutup sesi wawancara pasca pertandingan, Rippo menggaungkan satu kata yang sangat berarti, “INDOPRIDE!”

Jangan lewatkan panasnya persaingan tim MLBB terbaik Asia Tenggara di MPLI 2021 yang disiarkan secara langsung di platform FacebookTiktokTwitchTwitter, dan Facebook ONE Esports.

BACA JUGA: Jadwal MPLI 2021, tim peserta, bracket dan format turnamen