REKT kembali jadi pembicaraan. Hal ini terkait dengan kabar apakah dia akan tampil membela EVOS Legends atau tidak di MSC 2021.

Pemain bernama asli Gustian itu sudah menjadi nyawa utama Macan Putih. Performanya yang begitu menggila sebagai roamer di MPL ID Season 7 diyakini merupakan faktor juara timnya.

REKT punya peran krusial di EVOS Legends

Tak bisa dimungkiri bahwa pemain all-role ini sangat penting di EVOS. Menjadi yang paling lama menetap di sana, pemain yang senang memakai Angela itu sudah merasakan pahit manisnya karier.

Ia adalah bagian dari kegagalan tim di season 3, 5, dan 6. Tapi punya peran penting ketika EVOS juara pada season 4 dan 7, ditambah tentunya M1 World Championship.

Sekarang, sang pemain adalah ingame leader Macan Putih. Zeys sendiri yang mengatakan itu saat diwawancarai Jonathan Liandi di Empetalk.

Teka-teki REKT di MSC 2021

Jujur, tak ada yang tahu bagaimana kondisi eks pemain Bigetron itu di MSC 2021. Ia sudah bilang tak berhasrat main di turnamen tersebut karena online. Tapi, di lain sisi namanya ada di roster dan Zeys juga berkata bahwa REKT dipastikan tampil ketika Empetalk.

https://www.instagram.com/p/CPnR5jErJSD/

Penonton pun dibuat bingung. Pasalnya, Rexxy dan LJ kerap spam bermain bersama di ranked. Seakan memperlihatkan duet ini yag menggantikan Luminaire dan Bang Otat.



Sinyal baru REKT tak akan main di MSC 2021

Ada satu hal yang sangat jelas terlihat dan mungkin memastikan bahwa sosok yang aktif streaming ini tak akan bermain di MSC 2021. Tepat pada Sabtu (5/6), lewat akun Instagram Story Wannn, terlihat dia menjemput REKT di bandara.

REKT Wannn Pontianak
REKT Wannn Pontianak, sumber: IG Story Wannn

Indikasi bahwa mantan kekasih Listy Chan itu sedang berlibur ke Pontianak pun muncul. Melihat kondisinya adalah ini H-2 jelang MSC, hampir pasti dia tak akan tampil kecuali dia hanya berlibur sehari dan besok sudah pulang lagi.

REKT Wannn Pontianak
Wannn Pontianak, Sumber: IG Story Wann

LJ dan Rexxy sepertinya benar-benar akan dipercaya sebagai starter di ajang nanti. Mungkin banyak yang meragukan EVOS karena tak tampil dengan dua pilar terpentingnya, tapi itu rasanya lebih baik ketimbang memaksa pemain yang tak mau main bermain.

BACA JUGA: Rekt akui tim Indonesia belajar meta dua support dari Blacklist International