Rebellion Zion akhirnya berhasil meraih kemenangan pertama mereka di MPL ID S10 setelah sukses menundukkan Aura Fire dengan skor 2-1 di week 3, Sabtu (27/8/2022). Hasil ini cukup mengejutkan, meskipun Aura Fire tidak tampil dengan kekuatan terbaiknya.

Pada pertandingan ini, Aura memilih untuk tidak memainkan Kabuki. Alhasil, mereka pun cukup kesulitan untuk menghadapi Rebellion, termasuk ketika mereka berhasil meraih kemenangan di game pertama.

Di sisi lain, Rebellion juga tidak tampil dengan line-up mereka biasanya. Kali ini mereka menurunkan Widjanarko sebagai roamer menggantikan Vall. Hal ini juga terbilang cukup mengejutkan, mengingat Vall adalah player paling senior di dalam tim.

Mobile Legends, MLBB, Rebellion Zion, Aura Fire, MPL ID S10
Kredit: ONE Esports

Tanda-tanda kemenangan Rebellion Zion di pertandingan ini sudah mulai terlihat di game pertama. Mereka sempat memimpin di early dan mid, sebelum Aura Fire berhasil mendapatkan momentum untuk membalikkan keadaan dan meraih kemenangan.

Sementara di game kedua dan ketiga, dominasi yang dimiliki Rebellion Zion ini gagal dibendung kembali oleh Aura Fire. Kemenangan perdana tim berlogo banteng itu di MPL ID S10 pun akhirnya tercipta.



Tak main di Rebellion Zion vs Aura Fire, Vall akui punya masalah

Mobile Legends, Rebellion Zion, MLBB. Vall, Cikoo, MPL ID S10
Kredit: ONE Esports

Setelah pertandingan, ONE Esports berkesempatan menanyakan kepada Vall soal segala kesulitan yang dihadapi Rebellion dalam beberapa pekan terakhir, hingga membuat mereka tidak mampu meraih satupun kemenangan. Sang roamer pun mengakui ada masalah di dalam tim.

“Pastinya kalau game yang kami mainkan itu kalahnya tidak sesuai dengan cara kami, tentu ada masalah di dalamnya. Dan kini masalah itu sudah berhasil kami atasi. Mungkin kalian bisa lihat sendiri dari match ini, masalah yang kami hadapi itu apa,” ucap Vall kepada ONE Esports.

Lebih lanjut, Vall mengakui bahwa beberapa masalah yang ada di Rebellion saat ini juga berasal dari dirinya. Beberapa waktu terakhir, player yang sudah berkompetisi di MPL ID sejak Season 3 ini mengaku mentalnya terganggu karena mengalami burnout, hingga tidak bisa berpikir jernih.

“Mungkin salah satu masalahnya itu ada dari saya sendiri. Jujur, saya merasa penat atau burnout yang membuat pikiran saya tidak jernih. Saya jadi mudah ter-trigger, seperti contohnya ada teman yang bilang kalau Baloyskie mainnya bagus, saya jadi ter-trigger untuk mengikutinya,” kata Vall kepada ONE Esports.

“Seharusnya saya mengikuti diri saya sendiri, tetapi saya merasa ingin mengikuti orang lain. Mungkin itu salah satu kesalahan dari saya. Saya juga sudah membahas hal ini dengan tim dan kini terbukti Rebellion sudah stabil, dan berharap bisa lebih lagi dengan kemenangan ini,” tuturnya.

Kemenangan mengejutkan atas Aura Fire ini tentu akan sangat penting dan berharga bagi Rebellion Zion dalam mengarungi MPL ID S10. Target mereka pada musim ini juga tidak muluk-muluk, yaitu untuk bisa lolos ke playoff.

Namun jika mereka berhasil lolos ke playoff, artinya mereka telah menunjukkan mampu bersaing dan tentu tidak akan merasa puas dan mengalah begitu saja di fase akhir tersebut.

BACA JUGA: Jadwal MPL ID S10, klasemen, format, hasil, dan cara menonton