Jelang MPL ID S14, RRQ Hoshi melakukan pembagunan ulang roster dengan melakukan perombakan besar-besaran. Di proyek baru ini, Idok mendapat kepercayaan untuk menjadi roamer utama.
Dalam proyek rebuild roster RRQ Hoshi ini, Skylar menjadi satu-satunya player yang dipertahankan. Sisanya diisi oleh Idok, Rinz, Sutsujin, Dyrennn, dan Hazle.

Hadirnya hanya pemain muda minim pengalaman di dalam tim RRQ Hoshi ini sempat memunculkan keraguan untuk melihat tim ini bisa bersaing dan berbicara banyak di MPL ID S14. Hal ini cukup wajar, mengingat ini adalah musim debut bagi Idok dan Rinz, serta kembalinya Sutsujin dari MPL MY dan Dyrennn yang sempat bermain di MDL ID.
Namun di laga pembuka MPL ID S14, roster baru RRQ Hoshi ini langsung menunjukkan kualitasnya di pertandingan menghadapi EVOS Glory di hari kedua weel 1, Sabtu (9/8). Skylar dkk berhasil meraih kemenangan 2-0 di pertandingan bertajuk Derbi Klasik tersebut.

Di match penting dan bergengsi tersebut, Idok berhasil menjadi MVP. Permainannya menggunakan Ruby roam benar-benar sukses mengacak-acak formasi lawan dan memudahkan rekan satu timnya dalam melakukan serangan demi memastikan kemenangan.
Selain itu, performa Idok ini juga sukses mencuri perhatian banyak pihak. Tak hanya caster yang memandu jalannya pertandingan, para restreamer yang juga menyaksikkan pertandingan tersebut tak henti-hentinya memberikan pujian kepada pemain berusia 19 tahun tersebut.
| BERITA TERKAIT |
| RRQ Hoshi bak gelas kosong, Khezcute yakin anti over-hype |
| Alasan EVOS kalah lawan RRQ Hoshi dan DEWA |
| Jadwal RRQ Hoshi di MPL ID S14 |
Idok, jadi roamer baru RRQ Hoshi berkat push rank 24 jam

Sebelum menjadi bagian dari proyek rebuild roster RRQ Hoshi di MPL ID S14, Idok sebelumnya bermain untuk RRQ Sena di MDL ID S9. Ia didatangkan dari TWS Bossque usai mengantarkan timnya menjadi juara di ajang tersebut pada Season 8.
Dengan kata lain, pertandingan Derbi Klasik menghadapi EVOS Glory tersebut adalah laga debut bagi Idok, dan dirinya langsung mampu menyuguhkan performa hebat. Artinya pemain bernama lengkap Said Ali Ridho itu memang memiliki kualitas besar atau punya rahasia di balik itu semua.
Setelah pertandingan tersebut, Idok pun mengungkapkan hal apa yang dirasa membuat dirinya bisa langsung menunjukkan permainan hebat di laga debut yang sangat berat. Salah satunya adalah dengan berlatih tak kenal lelah, bahkan hingga main ranked 24 jam!

“Mungkin karena saya masih sering nge-rank, masih haus gelar juara. Jadi membuat saya lebih try hard saja. Selain itu, mungkin ada banyak orang yang tidak tahu juga bahwa saya (sering) nge-rank 24 jam,” ucap Idok kepada ONE Esports.
Selain porsi latihan yang sangat banyak, Idok pun mengaku sudah siap secara mental. Hal ini sudah ia asah sejak lama, apalagi kini telah mendapat promosi untuk masuk ke roster RRQ Hoshi yang tentu saja penuh tekanan dan ekspektasi.
“Sudah pasti siap lah (secara mental jadi player RRQ). Setiap hari sudah berada di GH dan dilatih mentalnya, masa iya bisa hilang (dengan mudah),” tutur Idok.

Sebagai player debutan alias rookie di MPL ID S14, Idok pun mencoba memberikan sedikit saran kepada para player publik untuk bisa mengasah kemampuan dan menjadi pro player suatu saat nanti. Tips yang ia ungkapkan pun sederhana, tetapi mungkin bisa berdampak besar bagi siapa pun.
“(Saran saya) Ya main dengan konsisten saja. Kalau nge-rank itu jangan suka ngetik-ngetik,” kata pemain yang mengaku sangat menyukai hero Franco, Edith, dan Mathilda sebagai roamer itu.
Menarik untuk dinantikan seperti apa performa Idok bersama RRQ Hoshi di pertandingan berikutnya. Meski akan ada pasang-surut yang wajar untuk terjadi kepada siapa pun, tetapi match menghadapi EVOS bisa menjadi modal yang bagus bagi sang player, khususnya dalam hal pengalaman bermain di level tertinggi.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal MPL ID S14, format, hasil pertandingan, dan cara menonton