Perjalanan seorang pemain esports profesional sering kali diwarnai masa pasang surut.
Karl “KarlTzy” Nupomuceno, seorang pemain Mobile Legends profesional berprestasi, sudah merasakan indahnya puncak dan dalamya keterpurukan di sepanjang kariernya.
Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama ONE Esports, KarlTzy membagikan proses perubahan sikap dan motivasi yang membawa dirinya ke puncak kejayaan.
- Eksklusif Yawi: Format baru MSC 2023 bertentangan dengan tradisi juara ECHO
- Eksklusif: Dulu ibu Kairi ancam panggil polisi, kini jadi superstar!
Rahasia di balik kebangkitan KarlTzy

KarlTzy dan Bren Esports memenangkan M2 World Championship setelah mendominasi jagat MLBB Professional League Philippines (MPL PH) Season 6.
Banyak yang mengira dominasinya bakal berlanjut pasca kejuaraan dunia, namun nyatanya hal tak terduga justru terjadi. Tim tersebut terpuruk dan turun ke posisi empat pada Season 7, mereka bahkan gagal menembus playoff di musim selanjutnya.
Di masa itu, Karl dikenal sebagai pemain brilian, namun memiliki attitude atau sikap kurang baik.
Menuju ke MPL PH S9, ia memutuskan berpisah dengan Bren untuk membuka lembaran baru. Tepat sebelum kepergiannya, coach Francis “Dunkey” Glindro memberinya saran yang berperan besar pada transformasinya.
“Dia memberi saran untuk mengubah sikap saya, dan lebih mengendalikan emosi.”

Dengan menanamkan pesan sang pelatih, KarlTzy datang ke ECHO, di mana dia menunjukkan pertumbuhan dan kedewasaan yang luar biasa.
“Sebelumnya, dia impulsif dengan kata-katanya, tidak mempertimbangkan apa yang orang lain rasakan. Sekarang, dia berpikir sebelum berbicara,” kata pelatih ECHO Archie “Tictac” Reyes.
Hal lain yang diubah KarlTzy menjadi lebih baik adalah motivasinya untuk menang.
“Ada masa di mana saya tidak ingin lagi bermain karena tidak memiliki motivasi untuk menang. Lalu coach Arcadia meminta saya untuk mengubah motivasi menang, dari yang awalnya ingin menang untuk diri sendiri, menjadi menang untuk rekan setim. Sejak saat itu semangat saya kembali dan saya selalu ingin membuat rekan setim menjadi juara.”
Bagaimana hasilnya? Biar sejarah yang menjawab. Sejak saat itu Karl mampu memimpin ECHO menuju takhta juara M4, ia juga menjadi satu-satunya pemain yang bisa menjadi juara dunia dua kali dalam sejarah MLBB.
Tidak berhenti sampai di situ, pengguna Lancelot andal ini juga membawa timnya merengkuh trofi MPL pertama mereka di Season 11.

KarlTzy adalah bukti nyata bahwa dengan sikap yang benar, kemunduran bukan halangan untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi.
Tonton video lengkap wawancara ONE Esports di bawah ini.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal MSC 2023, format, hasil pertandingan dan cara menonton