Jelang MPL ID S14 dimulai, CEO Team RRQ Andrian Pauline, mengaku tersadarkan bahwa dirinya sudah salah dalam membangun tim. Bahkan sosok yang akrab disapa Pak AP itu hingga menyebut bahwa RRQ Hoshi sudah melenceng dari DNA tim yang selama ini telah mengantarkan mereka menjadi salah satu yang paling besar dan disegani di MPL ID.
Dari musim ke musim, RRQ Hoshi selalu menjadi salah satu tim yang diperhitungkan untuk merebut gelar juara. Pasalnya mereka selalu dihuni oleh para pemain berkualitas dan memiliki banyak pendukung yang selalu men-support mereka di setiap pertandingan.

Selain itu, Pak AP dan manajemen RRQ juga cukup getol dalam mendatangkan player berkualitas dengan nilai transfer tinggi untuk menjadi bagian dari roster RRQ Hoshi. Sebut saja Irrad yang mereka datangkan dari RSG PH pada musim lalu yang disebut-sebut sebagai pembelian termahal mereka.
Namun hasil yang didapat dari usaha tersebut ternyata masih jauh dari kata memuaskan. Apalagi di MPL ID S13 lalu, RRQ Hoshi nyaris gagal lolos ke playoff untuk pertama kalinya dan sedikit-banyak tertolong oleh Geek Fam.
| BERITA ESPORTS MLBB LAINNYA |
| Jadwal Fnatic ONIC di MPL ID S14 |
| Jadwal RRQ Hoshi di MPL ID S14 |
| Jadwal EVOS Glory di MPL ID S14 |
Pak AP sebut RRQ Hoshi tidak seharusnya mendatangkan super star ke dalam tim

Beberapa hari jelang bergulirnya MPL ID S14, dalam jumpa pers pramusim yang digelar oleh Moonton, Pak AP mengungkapkan apa rencana yang diusung untuk menghadapi musim yang baru. Dirinya pun mengaku ingin membangun ulang RRQ Hoshi.
“Apa rencananya? Saya mencoba untuk membangun ulang RRQ Hoshi, di mulai dari Season 14. Dari line up Season 13 kemarin, hanya Skylar yang tersisa. Bahkan pelatihnya ganti,” kata Pak AP.
“Saya pikir RRQ salah satu tim yang benar-benar… saya tidak tahu ada tim lain yang hanya menyisakan satu player, pelatihnya ganti, pemainnya ganti, cadangannya ganti. Kayaknya hanya RRQ saja. Jadi kami memang benar-benar rebuild dan semoga ada hasilnya,” tuturnya.

Ketika hampir tidak lolos playoff MPL ID S13, Pak AP mengaku sempat berkontemplasi alias merenung, mengamati, dan mempertimbangkan segala yang terjadi hari ini dibandingkan sebelumnya. Renungan tersebut menyadarkan sang CEO bahwa dirinya telah salah jalan dalam membangun RRQ Hoshi.
Setelah merenung, Pak AP sadar bahwa RRQ Hoshi mampu menjadi salah satu tim terbaik di MPL ID tidak dibangun dengan cara mendatangkan player bintang. Namun para player yang cocok dengan cara kerja dan kultur tim untuk mereka didik menjadi player hebat.
Sebut saja para pemain yang telah menjadi pilar RRQ Hoshi dalam beberapa tahun terakhir, seperti R7, Xinnn, VYN, Alberttt, hingga Lemon. Semua player tersebut tidak berstatus sebagai super star ketika bergabung dengan tim.

“Saya sebenarnya lumayan kontemplasi ketika kemarin hampir tidak ke playoff, karena R7 itu saat masuk ke RRQ hitungannya masih amatir di season 4. VYN yang juga masuk di season 4 juga bukan siapa-siapa. Bukan super star dari RRQ Zen sebelum dipinjamkan ke BTR dan balik lagi ke RRQ,” ucap Pak AP.
“Begitu juga dengan Xinnn. Meskipun dia kami tarik dari tim lain, tetapi siapa yang kenal dengan Xinnn sebelumnya. Alberttt, anak MDL yang waktu saya dapatkan itu saya sampai harus janji ke orang tuanya harus home schooling.”
“Ada satu benang merah dari itu semua, bahwa ini benar-benar hasil dari regenerasi atau didikan RRQ dan itu yang akhirnya membuat saya percaya bahwa RRQ memang harus seperti itu, bukan mengambil pemain-pemain yang sudah jadi,” tuturnya.

Di sisi lain, Pak AP juga menegaskan bahwa dirinya bukan anti untuk mendatangkan pemain baru di kemudian hari. Hal ini juga tetap ia lakukan untuk RRQ Hoshi jelang MPL ID S14 dengan membeli beberapa pemain dan pelatih baru yang akan diproyeksikan menjadi pilar baru tim.
“Bukan berarti saya anti untuk ambil pemain ya. Di musim ini kami beli Sutsujin, Hazle, buy out Abang (Khezcute) juga dan lain sebagainya. Saya tidak anti tetapi harus ada… mungkin bisa dibilang DNA RRQ, yang memang paham cara kerja dan kultur yang ada di Team RRQ,” ujar Pak AP.
“Harus benar-benar orang (pemain/pelatih) yang pahan dengan kultur RRQ. Tidak bisa sembarangan. Bisa saja semua pemain-pemain hebat di Indonesia saya ambilin (rekrut), tetapi tidak akan berhasil juga kalau memang tidak ada fondasi yang tepat,” tuturnya.

Hal ini membuat Pak AP sekali lagi meminta para Kingdom dan penggemar MLBB Indonesia untuk kembali bersabar dengan usaha dan proses yang tengah dilakukan RRQ Hoshi untuk kembali menjadi juara dan langganan turnamen internasional.
“Jadi saya meminta kepada para Kingdom untuk… saya tahu selama ini mereka sudah bersabar. Saya juga sudah mencoba metode-metode yang oke dengan mendatangkan pelatih juara dunia, pemain super star dari negara lain, tetapi semua itu tidak berhasil,” kata Pak AP.
“Kami tengah membentuk fondasi RRQ Hoshi lagi. Jadi tim yang ada sekarang ini akan saya siapkan untuk 1-2 tahun ke depan. Mungkin baru terliat (hasilnya),” tuturnya.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal MPL ID S14, format, hasil pertandingan, dan cara menonton