Rafli “Pai” Alvareza bisa dibilang sebagai salah satu debutan paling menonjol performanya di MPL ID Season 6. Bersama Alter Ego, Pai mampu langsung menjadi pemain inti.

Pai sebelumnya adalah pilar penting di Alter Ego X. Saat tampil di MDL Season 1, role dari Pai adalah hyper carry.

Performanya menggunakan hero-hero assassin macam Hayabusa dan Lancelot tak perlu diragukan lagi. Sehingga cukup unik ketika tahu sang player berubah role saat promosi ke tim MPL.

Hebatnya, Pai malah kian matang sebagai offlaner. Ia bahkan menjadi opsi utama bersama Ahmad, dan melangkahi nama berpengalaman, Yam.



Saat diwawancarai ONE Esports, Pai mengungkapkan bahwa sebenarnya dia sempat main core sesaat setelah promosi ke tim utama. Namun, ia belum pe-de bisa maksimal di level MPL jika tampil di posisi tersebut.

“Sebelumnya saya memang hardcore dan saat mulai bermain dengan anak MPL pun jadi hardcore di turnamen Dunia Games. Saya sendiri merasa belum pantas main hardcore di MPL,” ujarnya.

“Kebetulan saya juga tahu perkembangan Celiboy sebagai hardcore jauh lebih pesat. Sampai saya memutuskan main offlane, role yang kebetulan kosong juga,” tambah dia.

BACA JUGA: Klasemen sementara MPL ID Season 6: RRQ nihil kemenangan, ONIC merangsek naik ke puncak