Langkah ONIC Esports di ajang ONE Esports MPL Invitational beberapa waktu lalu sangat singkat. Mereka sudah harus gugur di pertandingan pertama setelah kalah 1-2 dari saudaranya sendiri dari Filipina, ONIC PH.
Pada pertandingan tersebut, ONIC Esports membuka peluang mereka untuk memenangi pertarungan setelah sukses merebut game pertama. Kemenangan tersebut tidak mereka dapatkan dengan cara yang mudah karena berlangsung sengit sejak menit pertama.
Namun pada dua game berikutnya, ONIC Esports haru smengakui keunggulan ONIC PH, meski sempat tampil menjanjikan di awal permainan.
Ada beberapa hal yang dipandang oleh analis ONIC Esports, Marsam “Mars” Fakhre, sebagai penyebab dari kekalahan timnya. Salah satunya adalah terlalu seringnya kedua tim melakukan scrim karena berada di bawah satu induk organisasi yang sama.
“Kami scrim dengan ONIC PH itu sudah terlampau sering. Mungkin tiga kali seminggu. Alhasil semua sudah begitu terbuka, hingga senjata rahasia kami sudah diketahui oleh mereka, dan ONIC PH lebih bagus dalam hal beradaptasi,” kata Mars dalam acara MPL Quickie, Sabtu (13/12/2020).
Di sisi lain, Mars pun sangat menyayangkan kekalahan tersebut. Pasalnya jika berhasil meraih kemenangan tersebut, ia yakin timnya bisa melangkah sangat jauh di MPL Invitational.
“Kami sebenarnya merasa bahwa jika tim bisa melewati ONIC PH, seharusnya kami bisa lolos sampai ke babak grand final,” tutur Mars.
- Penjelasan 7 Heaven soal Ferxiic yang gabung EVOS
- Hasil lengkap drawing M2: Grup neraka untuk Alter Ego
Pada kesempatan lain, Mars juga seakan ingin membantah anggapan bahwa kekalahan ONIC Esports dari ONIC PH ini disebabkan oleh kepergian Antimage ke EVOS Legends. Pasalnya pengganti Antimage di timnya, Sasa, sudah lama bersama mereka dan telah memiliki chemistry dengan pemain lainnya.
“Sebenarnya dalam hal adjust (menyesuaikan) tidak terlalu susah karena kami memang sudah sering berlatih bersama Sasa. Selain itu kami juga sudah menyiapkan sesuatu bersama Kiboy, tetapi sayangnya tidak sempat keluar karena kami sudah langsung gugur,” ucap Mars.
“Mobile Legends kan dimainkan 5v5. Tentu ada pengaruhnya (kepergian Antimage) karena sebelumnya dia sempat memberi banyak ilmu dan caranya dalam bermain Mobile Legends, namun kami tetap yakin bisa (lolos ke grand final MPLI),” tuturnya.
Sejauh ini belum ada kabar atau rencana transfer yang dilakukan oleh ONIC Esports dalam mempersiapkan timnya tampil di MPL ID Season 7. Selain masih lama, sejauh ini ONIC pun tampak masih sangat percaya dengan kemampuan para pemain yang ada, baik di tim MPL maupun MDL mereka.
BACA JUGA: Psychoo resmi tinggalkan Onic Esports