ONIC Esports memperlihatkan kekuatan draft pick yang luar biasa. Menghadapi EVOS Legends kekuatan draft pick dari duo pelatih Mars dan Aldo menjadi faktor kemenangan 2-0 yang didapati.
Kedua tim sebenarnya berada dalam kondisi yang baik. Winstreak sejak pekan keenam berhasil mereka dapati sebelum saling bertemu Minggu (3/4).
ONIC Esports comeback dramatis di game pertama
Game pertama berjalan dengan tempo yang sangat tinggi. Kedua tim bermain agresif dan memperlihatkan kelasnya sebagai jajaran terbaik di MPL ID S9.
EVOS Legends sebenarnya sempat cukup lama menguasai pertandingan. Meski secara permainan keduanya terbilang tipis, tapi laning manajemen EVOS Legends jauh lebih apik.
Ada satu momen yang mana EVOS Legends bisa menyelesaikan pertandingan dan memaksa untuk push base turret. Tapi, hal ini gagal dan mereka malah terwiped out. Sejak momen ini ONIC Esports pun snowballing dan perlahan membalikkan kondisi.
Memiliki lebih banyak hero late game ditambah beberapa hero counter Fanny, sebut saja Moskov, Baxia, sampai Aulus yang membuat Fanny benar-benar hanya bekerja mengurus lane dan susah untuk menghancurkan lawan lewat serangan kejutannya.
- Omongan ONIC Sanz soal potensi Johnson jungler terbukti benar
- ONIC Esports beri tutorial hero terkuat di patch terbaru vs Rebellion Zion
Mengetahui Ferxiic punya keberanian yang sangat besar saat menggunakan Fanny. Hal ini dimanfaatkan ONIC sehingga muncul satu momen ketika Ferxiic mati karena terlalu overcommit ke buff merah lawan. ONIC mengambil game pertama.
ONIC Esports manfaatkan momentum war di game kedua
Pada game kedua, giliran ONIC Esports dengan Sanz yang memakai Fanny. Kepintaran tim Landak memakai Natalia dan Hylos untuk counter Ling benar-benar membuat EVOS kesulitan di early game.

Macan Putih sempat bangkit di mid game, tapi ONIC lebih pintar dalam memanfaatkan momen war. Sehingga comeback kedua kembali mereka lakukan. Kiboy benar-benar berhasil mencuri kill di momen-momen tak terduga.
Hal ini menjadi masalah tersendiri, apalagi ONIC punya hero war yang luar biasa kuat seperti Hylos, Yve, dan Fanny. Tak kaget mereka mengambil game kedua, akibat juga ketidakdisiplinan EVOS Legends.
Terlepas dari itu, Mars tak terlalu menyorot hal tersebut menurutnya kunci kemenangan tak semata dari draft pick yang ada.
“Tidak juga sih, soalnya soal draft menang kalah itu relatif. Tergantung timnya main seperti apa. Tapi draft yang kami punya tadi memang nyaman dimainin anak-anak. itu saja sih,” kata Mars kepada ONE Esports kala konferensi pers MPL.
“Pertimbangan memainkan SamohT ketimbang Drian karena Drian baru masuk season ini. Lebih ke arah kami melihat hero-hero pilihan midlane kami lebih ke arah support tim dan itu lebih mendukung SamohT. Saya merasa gameplay SamohT lebih cocok melawan EVOS Legends,” pungkas dia.
BACA JUGA: Debut apik ONIC Drian di MPL ID S9 dan menakar peluang tampil SamoHt