Kemenangan 3-1 yang berhasil didapat ONIC Esports atas Blacklist International pada pertandingan grand final ONE Esports MPLI 2021, Minggu (7/11/2021), membuat mereka berhasil menjadi jaura. Pada pertandingan grand final tersebut, ONIC Esports pun meraih kemenangan dengan cara yang tidak mudah.

Mobile Legends_ONIC Esports, Blacklist International, MPLI 2021
Kredit: ONE Esports

Setelah takluk di game pertama usai ONIC melepas Estes kepada Blacklist International dan tak bisa berbuat banyak untuk menghadapinya, Tim Landak pun memutuskan untuk selalu melakukan ban terhadap hero Support healer tersebut di tiga game berikutnya dan memilih Rafaela.

Hasilnya, ONIC mampu menekan Blacklist International dengan lebih baik dan mengacaukan META UBE atau Solid khas lawan. Meski demikian, kemenangan demi kemenangan yang berhasil didapat Sanz dkk tidak pernah mudah untuk didapat.

Beberapa kali ONIC Esports berhada dalam tekanan dari Blacklist International sebelum mampu membalikkan keadaan. Hal ini juga terjadi di game keempat sebelum berhasil dimenangi oleh ONIC.



Jual-beli kesalahan terjadi di war terakhir ONIC Esports vs Blacklist

Mobile Legends, ONIC Esports, Blacklist International
Kredit: YouTube/ONE Esports

Pada pertandingan tersebut, ONIC Esports sempat berada di bawah tekanan Blacklist International, hingga pada suatu momen, ONIC Esports mendapatkan kesmepatan untuk memenangi pertandingan dan melakukan push di bagian bottom lane.

Namun, tekanan tersebut ternyata gagal dimanfaatkan ONIC untuk memenangi permainan karena Claude milik Drian yang memutuskan untuk melahap damage dari turret dan dua player lainnya berhasil dihentikan oleh Edward yang memainkan Paquito hingga hanya menyisakan satu anggota ONIC Esports.

Situasi tersebut pun langsung dimanfaatkan oleh Blacklist International untuk melakukan tekanan balik ke mid lane dan mendapatkan inhibitor turret, tetapi berhasil dibendung oleh para player ONIC yang telah respawn dan kembali berbalik lagi keadaannya, hingga berhasil diakhiri oleh ONIC untuk memastian gelar juara.

Setelah pertandingan berakhir, ONE Esports berkesempatan untuk mewawancari ONIC dan menanyakan apa sebenarnya yang terjadi di war terakhir. Kapten ONIC Esports, Butsss, membeberkan apa sebenarnya yang terjadi pada situasi tersebut dengan menyebut telah terjadi jual-beli kesalahan di pertarungan terakhir.

“Awalnya kami berniat untuk melakukan end game, tetapi terjadi kesalahan kecil hingga berbalik dan membuat Blacklist yang berusaha untuk end game. Namun, mereka juga ternyata melakukan kesalahan,” ucap Butsss kepada ONE Esports.

“Jadi intinya (di war terakhir) telah terjadi jual-beli kesalahan saja sih,” tuturnya.

Mobile Legends, ONIC Butsss, ONIC Esports, Playoff MPL ID Season 8
Kredit: YouTube/MPL Indonesia

Meski berujung kemenangan bagi ONIC Esports, hal seperti ini juga harus menjadi perhatian mereka di turnamen berikutnya seperti M3 World Championship. Nafsu untuk mengakhiri permainan lebih cepat terkadang dapat menjadi petaka, apalagi di level tertinggi.

BACA JUGA: ONIC CW tak pernah main hero yang sama sepanjang MPLI 2021