Keberhasilan divisi Mobile Legends ONIC Esports dalam menjuarai ajang MPL ID Season 8 dan ONE Esports MPLI 2021, membuat mereka sukses meraih banyak keuntungan dari prizepool dalam jumlah besar. Tak hanya itu, kini mereka juga telah mendapatkan tambahan beberapa sponsor besar untuk ikut mendukung mereka.
Jelang tampil di M3 World Championship 2021 yang akan digelar di Singapura pada 6 Desember 2021, ONIC Esports mengumumkan bahwa mereka kini telah mendapatkan empat sponsor besar. Mereka adalah Tokopedia, GoPay Indonesia, POPS Worldwide, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Hal ini telah diumumkan secara langsung oleh pihak PNIC Esports melalui laman LinkedIn mereka pada Selasa (23/11/2021). Mereka berharap hal ini dapat menjadi peluang bagi organisasinya untuk memiliki kerja sama secara jangka panjang.
[addiframe src=”https://www.linkedin.com/embed/feed/update/urn:li:share:6868850124907524096″ height=”631″ width=”504″ frameborder=”0″ allowfullscreen=”” title=”Embedded post” /]
“ONIC Indonesia dengan bangga mengumumkan mitra baru kami: Tokopedia, GoPay Indonesia, POPS Worldwide, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Semoga kemitraan kami ini dapat menciptakan sinergi baru dan peluang bisnis jangka panjang,” tulis pihak ONIC Esports.
Namun dalam postingan tersebut, tidak disebutkan bahwa logo-logo sponsor tersebut akan hadir di jersey yang dikenakan oleh semua pemain dari seluruh divisi yang saat ini telah dimiliki ONIC Esports, atau hanya untuk divisi Mobile Legends mereka saja.
- ONIC Vior akui bisa jadi streamer besar karena REKT
- Butsss dan Antimage punya gameplay sangat berbeda menurut REKT
Prestasi ONIC Esports berbanding lurus dengan bisnis organisasi

Secara tidak langsung, hadirnya empat sponsor baru yang terbilang besar ini menunjukkan bahwa prestasi yang didapat oleh sebuah organisasi akan menjadi salah satu daya tarik utama bagi mereka dalam mendapatkan sponsor.
Namun jika hanya mengandalkan prestasi tanpa memikirkan sisi marketing dan bagaimana cara organisasi dalam menjaga nama baik, serta membangun komunitas/fans yang besar juga tidak dapat dikesampingkan sebagai faktor penting.
Bahkan beberapa waktu lalu CEO Bigetron Esports, Edwin “Starlest” Chia, sempat mengungkapkan bahwa bagi dirinya, marketing yang baik adalah kunci utama agar organisasi esports bisa bertahan hidup dan terus berkembang.
“Kalau kalian mau main di esports, bisa dibilang 70 persen kesuksesan esports itu adalah marketing. (Sementara) 30 persen (lainnya adalah) hasil esports,” ucap Starlest saat streaming di channel Nimo TV-nya beberapa waktu lalu.
“Ini gambaran besarnya ya. Kalau (tim) kalian juara tetapi marketingnya tidak berjalan juga percuma,” tuturnya.
[addiframe src=”https://www.nimo.tv/embed/v-1716569571340976378″ frameborder=”0″ scrolling=”false” allow=”fullscreen” allowfullscreen=”true” width=”100%” height=”100%” /]
Dengan kesuksesan ONIC Esports mendapatkan banyak sponsor besar ini, dan juga apa yang telah berhasil didapat oleh organisasi-organisasi esports besar lainnya di Indonesia, hal ini juga patut disambut gembira oleh seluruh pihak karena semakin menunjukkan bahwa esports makin diakui dan memiliki masa depan yang cerah di kemudian hari.
BACA JUGA: M3 Pass Mobile Legends: Skin eksklusif, hadiah, dan cara naik level