NMA Season 3 kian panas. Final upper bracket antara dua juara MPL di negara terkuat Mobile Legends, Indonesia dan Filipina, benar-benar menyita perhatian.
EVOS Legends menghadapi Blacklist International bisa dibilang sebagai laga yang ditunggu-tunggu fans. Kedua tim memiliki kekuatan yang sangat besar dengan ciri khas masing-masing.
Macan Putih sendiri tentu punya hasrat lebih menengok mereka sempat kalah 3-0 dari Blacklist International di upper bracket MSC 2021.
Perjalanan kedua tim mulus di NMA Season 3
Sama-sama merupakan tim undangan yang hadir di fase playoff, EVOS dan Blacklist tak mengalami kesulitan terlalu banyak. EVOS mengalahkan ONIC Esports dan Aura Fire.

Sedangkan Blacklist terlalu sempurna untuk Geek Fam ID dan Bigetron Alpha. Tak ayal kedua tim pun bertemu di final upper bracket NMA Season 3.
EVOS Legends temukan jalan menghadapi META solid Blacklist
Sepanjang NMA Season 3, tak ada satu tim pun yang mampu memecah strategi META solid dari Blacklist. Kejeniusan OHMYV33NUS menggunakan hero-hero support dan Popol dan Kupa terlalu sempurna.
Blacklist adalah tipe tim yang sangat objektif dalam bermain dan tak terlalu memikirkan jumlah kill. Disiplin dan rapi, dua kata sempurna untuk permainan mereka.
EVOS Legends sempat merasakan itu di game pertama. Menutup semua support META andalan Venus macam Estes, Mathilda, dan memakai Rafaela, EVOS malah terbantai karena combo Hayabusa, X-borg, Paquito mereka terlalu kuat.
Tapi di game kedua dan ketiga, EVOS benar-benar memperlihatkan cara melakukan counter kepada Blacklist.
- Mobile Legends jadi pelipur lara Jonatan Christie dan Kevin Sanjaya
- Build Minotaur terbaik versi Godiva
Hero klasik Wann dan Antimage hadir
Pada game kedua, Antimage menggunakan kembali Uranus, hero signaturenya di regular season 7 lalu. Meski sekarang tidak terlalu META, Uranus ternyata adalah counter sempurna untuk X-borg jungler dan Phoveus. Ia selalu bisa menabrak dan menghancurkan set-up dari musuh. EVOS menang dalam 11 menit.
Tak berbeda dengan di game ketiga, EVOS lagi-lagi membuat kejutan karena salah satu hero andalan Wann saat M1, Lylia, dipakai sebagai midlaner. Di-combo dengan Grock, Wann benar-benar menyiksa Lunox, Granger, dan Popol milik Blacklist.
Didukung Hayabusa Ferxiic yang sangat tajam. EVOS Legends kembali menang dalam 11 menit dan mengamankan tiket grand final NMA Season 3.
BACA JUGA: 5 hal yang buat REKT adalah tank terbaik Mobile Legends