Turnamen yang digelar untuk mencari bakat-bakat baru dan menjadi bagian dari MDL DRAFT, Nimo TV Mobile Legends: Bang Bang Arena (NMA) Season 2 telah menyelesaikan fase grup. Delapan nama tim terbaik kini telah memastikan lolos ke Final Stage untuk menentukan siapa yang terbaik dan meraih gelar juara.

Fase grup NMA Season 2 telah digelar selama enam hari, 8-14 Desember 2020. Dari empat grup yang ada, delapan tim yang menjadi penghuni posisi satu dan dua di klasemen masing-masing adalah Genflix Aerowolf, Alter Ego, Bigetron Alpha, AURAFIRE, EVOS Esports, ONIC Kaga, ORION, dan Yasbih Esports.

“Tidak terasa NMA Season 2 akan memasuki babak Final Stage. Setiap tim telah menunjukkan kemampuan terbaiknya, terutama dua tim dari Open Qualifier yang telah bertanding melawan tim profesional dan bisa berjuang hingga sejauh ini, yaitu ORION dan YASBIH ESPORTS,” ucap Toby, PIC Nimo TV Indonesia.

“Sebuah prestasi yang mengagumkan. Selangkah lagi untuk pemain amatir memasuki 2020 MDL DRAFT. Semoga dengan wadah yang diberikan ini dapat membuka jalan bagi mereka untuk menjadi pemain profesional,” tuturnya.

Di Final Stage, kedelapan tim tersebut akan bertanding dalam sistem single elimination bracket. Namun setelah memasuki babak Quarter Final, sistem akan berubah menjadi double elimination bracket.

Final Stage ini akan digelar pada 17-19 Desember 2020, mulai pukul 15.00 WIB. Setiap pertandingan akan digelar dengan format best of three (Bo3), sementara untuk grand final menggunakan best of five (Bo5).

Sementara untuk detail distribusi prizepool di NMA Season 2 Final Stage adalah:

  • Grand Champion: US$3.300
  • Runner-up: US$2.000
  • Posisi Ke-3: US$1.200
  • Posisi Ke-4: US$800


Di sisi lain, Final Stage bukanlah akhir dari keseruan di NMA Season 2 karena masih ada acara yang sudah ditunggu-tunggu oleh pemirsa setia Nimo TV, yaitu 2020 MDL DRAFT yang secara resmi diserahkan oleh Moonton kepada Nimo TV.

Langkah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para player amatir untuk menjadi pemain profesional dan membawa lebih banyak angin segar ke dalam pengembangan liga profesional MLBB.

“Pemain yang berhasil masuk ke Final Stage harus dapat memberikan yang terbaik karena kalian hanya tinggal selangkah lagi untuk menjadi pro player. Setelah ini, bakal ada 2020 MDL DRAFT, semua pemain di Final Stage akan dinilai oleh tim dan pemain profesional untuk kemudian diajak berlatih dan berkesempatan direkrut oleh pro team,” kata Lucas Mao, Esports Managing Director Moonton.

“Hal ini tidak hanya menjadi sebuah prestasi, tetapi juga masa depan dan contoh bagi para pemain MLBB di seluruh Indonesia yang punya mimpi untuk memasuki pro scene,” tuturnya.

Nantinya, 11 tim MDL, yaitu Bigetron Bravo, RRQ Sena, Alter Ego X, ONIC Kaga, XCN Gaming, EVOS Esports, Geek Fam Jr, Victim Esports, AURA Esports, Siren Esports, dan Genflix Aerowolf Jr, akan menyusun para pemain potensial yang telah tampil dengan baik dari Top 6 Tim NMA S2, yang terdiri dari total 30 pemain.

Pada gelaran 2020 MDL DRAFT ini akan terdiri dari dua babak. Pada babak pertama, setiap tim MDL akan memilih satu pemain. Urutan pemilihannya ditentukan oleh poin dari setiap tim di MDL Season 2. Setiap tim hanya dapat memilih satu pemain dan pemain yang sudah dipilih itu nantinya tidak dapat dipilih lagi oleh tim lain.

Sementara pada babak kedua, setiap tim MDL masih akan memilih satu pemain dengan urutan yang sama. Namun bedanya, pad ababak ini, tim-tim MDL diperbolehkan untuk tidak memilih pemain. Gelaran 2020 MDL DRAFT ini akan disiarkan pada 22 Desember 2020, pukul 19.00 WIB secara livestreaming di Nimo TV.

BACA JUGA: Oura ke Jakarta, GPX siap bikin organisasi esports?