Di zaman teknologi informasi dan media sosial saat ini, hujatan netizen bagi public figure atau sosok terkenal di semua bidang, termasuk esports, memang tidak bisa dihindarkan. Hal tersebut menjadi salah satu risiko menjadi orang terkenal, meski bukan sesuatu yang layak untuk dibiarkan.
Meski tak jarang memiliki dampak positif bagi para pesohor tersebut, tetapi sebagian besar hujatan netizen itu menghadirkan efek negatif bagi subjek yang dituju. Jika tidak tahan dengan hal tersebut, bukan tidak mungkin kariernya akan berakhir, atau bahkan sampai mengakhiri hidupnya.
Hal yang sama juga dirasakan oleh sebagian besar pro player esports, tak hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia. Minimal, hujatan netizen tersebut bisa memengaruhi performanya dalam bermain dan tentu membutuhkan waktu untuk bisa move on.
Jika hal ini terus dibuarkan, bukan tidak mungkin akan menghancurkan industri esports itu sendiri yang kini tengah berkembang pesat. Jika hal ini sampai terjadi, semua pihak lah yang akan merasakan kerugiannya.
Dampak hujatan netizen inipun sempat diceritakan oleh jungler Nexplay EVOS, H2wo, yang beberapa waktu lalu posisinya sempat tergeser oleh rookie MP The King. Bahkan ia mengatakan bahwa sebelum hujatan tersebut datang, sudah cukup untuk memengaruhi permainannya di MPL PH S9.
- EVOS Tazz DD buktikan Masha jungler juga sangat kuat!
- 3 hero tank jungler terbaik selain Baxia, patut dijajal!
Bayangan hujatan netizen sudah cukup mengganggu H2wo

Setelah penampilan yang anjlok dalam beberapa pekan terakhir di MPL PH S9, H2wo berhasil membantu Nexplay EVOS menyudahi empat lose streak mereka usai mengalahkan Bren Esports di week 6.
Sebelum kemenangan tersebut diraih Nexplay EVOS, H2wo menjadi sasaran hujatan netizen yang membanding-bandingkannya dengan MP The King. Hal ini memang sesuatu yang biasa terjadi, meski bukan hal yang terpuji untuk dilakukan.
Hujatan netizen tersebut diakui H2wo sangat memengaruhi performanya. Beruntung ia memiliki mindset dan mentalitas yang cukup untuk menghadapinya dan mendapatkan kembali kepercayaan dirinya.
“Ketika kami bermain melawan RSG (di week 5 MPL PH S9), di game pertama saya benar-benar down karena sepertinya semua orang akan menghujat saya lagi. Semakin saya memikirkan apa yang akan dikatakan orang-orang, semakin buruk permainan saya,” ucap H2wo dalam interview pascapertandingan kontra Bren.
“Jadi saya mengatur ulang pola pikir bahwa saya harus bisa percaya diri. Saya pun berpikir untuk sebaiknya tetap memikirkan apa yang ada di dalam game saja. Tim berusaha mengembalikan permainan saya di season 6, tetapi itu tidak mungkin karena META-nya sudah berbeda,” tuturnya.
Dukungan dari orang terdekat kembalikan kepercayaan diri H2wo

Keberhasilan H2wo mengembalikan kepercayaan dirinya ini ternyata tidak ia dapatkan seorang diri. Ia mendapatkan bantuan dan dukungan dari orang-orang terdekatnya.
H2wo mengucapkan terima kasih kepada rekan satu timnya, Dogie, dan pelatih Nexplay EVOS lainnya. Sementara di luar tim, ia juga mendapat bantuan dan dukungan dari pacarnya, Mika Salamanca.
“Kondisi ini membuat kami (H2wo dan Mika) bertengkar. Ketika dia membaca apa yang dikatakan oleh para netizen, dia juga tampaknya terpengaruh. Lantas ia menyemangati saya dengan mengatakan ‘kamu kuat, saya bangga kepadamu’,” ujar H2wo.
Kisah yang diungkapkan oleh H2wo ini adalah contoh nyata seberapa besar dampak hujatan netizen bagi para pro player. Beruntung dirinya memiliki lingkungan yang bisa mendukung dirinya untuk bangkit dan mendapatkan kepercayaan dirinya kembali.
BACA JUGA: 3 hero counter Xavier MLBB terbaik, buat skill-skillnya tak berguna