Navillera adalah salah satu nama yang mencuat di scene Mobile Legends ladies. Bersama MBR Delphyne, gadis bernama asli Hafsyah Mayfa itu menjadi tulang punggung.
Mungkin bagi sebagian besar pencinta MLBB secara umum, nama Navillera masih gamang dan kurang diketahui. Tapi bagi para pengikut scene ladies, Navillera sebenarnya bukan nama asing.
Ia adalah sosok yang sudah aktif berkompetitif sejak masih bermain di 7 Heaven. Kala itu performanya memang belum mencuat. Tapi, semua berubah sejak bergabung dengan MBR pada pertengahan tahun ini.
Navillera adalah gadis rantau dari Belitung
Sebuah fakta menarik terungkap ketika ONE Esports secara eksklusif mewawancarainya. Dari semua pemain MBR Delphyne, sosok yang biasa dipanggil Apsaa itu ternyata berasal dari Belitung.

Ya, kita tahu bahwa Belitung adalah salah satu kota wisata Indah yang penuh dengan pantai. Tak banyak sosok pro player yang datang dari sana, tapi Navillera membuktikan bahwa ada bakat spesial dari kota tersebut untuk scene Mobile Legends.
“Aku satu-satunya pemain MBR yang datang dari luar kota, yaitu Belitung,” katanya.
- MPL Ladies jadi kunci perkembangan scene Mobile Legends wanita
- Nimo TV Queens Championship (NQC), turnamen MLBB khusus wanita
Navillera punya mimpi besar di scene Mobile Legends
Sebagai salah satu nama baru, mimpinya tak main-main. Ia benar-benar serius untuk bisa sukses di bidang ini dan menjadi pemain besar.
Meski belum pernah merasakan juara di scene ladies, itu ternyata bukan target utama sang pemain. Ia mengaku harapannya adalah bisa bermain di scene tertinggi MLBB yakni MPL ID bersama para pria dan menjadi offlaner terkuat.

“Sejujurnya saya ingin jadi offlaner terkuat di Mobile Legends. Bukan cuma di scene wanita, tapi di MPL (pria). Tak berhenti di WSL, dan ingin sekali main di MPL pria, bukan wanita saja. Itu harapan utama, juara cuma bonus bagi saya,” jelasnya eksklusif.
Perjuangan Navillera masih panjang
Sebelum bisa menggapai mimpinya itu, gadis manis masih harus berjuang. Pasalnya performa MBR Delphyne terblang belum berada di puncak.
Mereka memang kuda hitam, tapi kerap kalah kelas ketika menghadapi tim-tim top ladies saat ini. Tak ayal, Apsaa Dkk harus berjuang sedikit lebih keras lagi untuk menunjukkan diri.
Sampai artikel ini naik, MBR Delphyne sedang bertarung dengan Morph Akasha di lower bracket WSL Season 3.
BACA JUGA: MBR Delphyne mencuat, ini kunci suksesnya