Hingga week 7, Smart Omega sejauh ini masih berada di bawah bayang-bayang kegagalan untuk lolos ke playoff MPL PH S9. Padahal, Kelra dkk memiliki ambisi besar pada musim ini.
Setelah memainkan 12 pertandingan di musim reguler MPL PH S9, Smart Omega masih berada di posisi ketujuh dengan 13 poin. Dengan kata lain, mereka kini tengah terancam untuk gagal lolos ke playoff.
Namun jika Omega mampu memenangi dua pertandingan sisa mereka di week 8 MPL PH S9 menghadapi Bren Esports dan Blacklist International, mereka bisa lolos ke playoff.

Bahkan jika kedua kemenangan tersebut berhasil didapat, secara tidak langsung Omega membuat dua lawannya yang merupakan juara dunia M Series tersebut, harus gagal lolos ke playoff pada musim ini.
Meski kini masih berkutat dengan peluang sekadar lolos ke playoff MPL PH S9, Omega sebenarnya memiliki ambisi besar, setidaknya untuk menjadi tim finalis pada musim ini. Mereka sangat berharap untuk bisa tampi di ajang internasional terdekat, MSC 2022.
- Donkey bahas plus-minus strategi rotasi pemain EVOS Legends
- 515 M-World hadirkan skin anime MLBB keren untuk Wanwan, Ling, dan Yin
Pelatih Pakbet sebut alasan MPL PH S9 sangat penting bagi Smart Omega

Pelatih Omega, Pakbet, mengaku bahwa dirinya dan para pemain memiliki ambisi besar untuk meraih prestasi sebaik mungkin di MPL PH S9. Pasalnya di akhir musim ini akan hadir ajang MSC 2022.
Meski tidak semegah M Series, tetapi MSC 2022 sangat penting bagi Pakbet dan para pemain Smart Omega, pasalnya beberapa di antara mereka adalah mantan pemain Execration yang hingga saat ini masih berstatus sebagai juara bertahan.
Dengan kata lain, Omega sangat ingin untuk bisa lolos ke MSC 2022 demi mengamankan titel mereka sebagai “King of SEA” setelah beberapa di antara mereka seperti Kielvj, Z4pnu, Renzio, E2MAX, Kelra, dan Ch4knu berhasil meraihnya tahun lalu usai menumbangkan Blacklist International di grand final dengan skor 4-1.

“Saya hanya memberitahu mereka, ini adalah MPL yang sangat penting bagi kami karena akan hadir MSC. Kami harus mempertahankan gelar kami,” ucap Pakbet yang saat itu juga menjadi pelatih Execration.
Saat MPL PH berubah menjadi franchise, divisi MLBB Execration yang saat itu baru meraih gelar MSC 2021, memutuskan untuk membubarkan diri, sebelum semua anggotanya diakuisisi oleh Smart Omega.
Pada musim lalu, Smart Omega masih menjadi salah satu kekuatan terbesar di MPL PH usai mampu menginjakkan kaki di final upper dan lower bracket. Namun, performa mereka kini mulai meredup pada MPL ID S9.
BACA JUGA: Mars sebut beberapa modal ONIC Esports pertahankan gelar juara di MPL ID S9