Jelang bergulirnya Mobile Legends Southeast Asia Cup alias MSC 2021 dalam waktu dekat, salah satu caster terbaik MLBB Indonesia, Fauzi “Ranger Emas” Anskar, mencoba memberikan pendapatnya mengenai kans atau peluang Bigetron Alpha dan EVOS Legends di ajang tersebut.

Seperti telah diketahui bersama bahwa Bigetron Alpha dan EVOS Legends akan tampil dengan susunan roster berbeda jika dibandingkan dengan kekuatan keduanya di Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Season 7 lalu.
Bigetron Alpha bakal kehilangan core utama mereka, Branz, setelah mendapat sanksi dari manajemen tim atas kasusnya. Posisi Branz pun kemungkinan besar akan digantikan oleh Maxxx.
Sementara EVOS Legends, di MSC 2021 mereka tidak akan diperkuat oleh salah player support terbaik yang juga berhasil menjadi MVP di grand final MPL ID Season 7, Luminaire.
Meski masih memiliki pengganti dengan kualitas sepadan, tetapi hal ini dipercaya sedikit banyak akan mengubah kekuatan mereka demi menjadi yang terbaik di level Asia Tenggara.
Mengenai hal ini, Ranger Emas mencoba membagikan pendapatnya mengenai peluang kedua tim tersebut. Pertama, ia percaya bahwa performa Bigetron Alpha di MSC 2021 bakal lain dari biasanya, karena kali ini mereka akan mengandalkan hero-hero assassin di posisi core.
“Jujur kalau saya pribadi menilai Bigetron Alpha pasti akan berbeda. Bukan karena skill mekanik, tetapi tipe pemain. Maxxx lebih ke assassin, sementara Branz ke marksman. Itulah kenapa Branz sering main marksman di MPL ID Season 7,” ucap Ranger Emas seperti dikutip dari RevivaLTV.
“Menurut saya, yang paling fatal adalah soal chemistry. Bigetron Alpha pertama kali masuk final, mewakili Indonesia di MSC, dan kehilangan core utama. Namun, semoga mereka bisa mendapat jawaban dari masalah ini,” tuturnya.

Sementara untuk EVOS Legends, Ranger Emas tampak masih berharap Luminaire bisa ikut tampil di MSC 2021, meski roster telah diumumkan. Ia begitu menyayangkan absennya Luminaire di ajang ini, mengingat peran penting dari sang pemain bagi timnya.
“Kalau untuk EVOS Legends, saya respek atas keputusan Luminaire. Tetapi satu hal menurut saya, Luminaire pernah juara MPL dan M1, cuma satu yang belum yaitu MSC. Saya harap ada sesuatu yang bisa membuka hatinya,” kata Ranger Emas kepada RevivaLTV.
“Soal kekuatan mereka, sudah pasti akan berbeda. Itulah kenapa saya menyebut dia ‘El Professore Luminaire’ di MPL, karena menurut saya dia adalah salah satu otak di tim EVOS Legends,” tuturnya.

Terlepas dari segala hal, tentu sebagai bagian dari komunitas esports Indonesia, kita tentu harus terus memberikan dukungan kepada Bigetron Alpha dan EVOS Legends agar bisa menjadi yang terbaik di MSC 2021 dan membawa pulang gelar juara jke Tanah Air.
Beberapa detail dari MSC 2021

MSC 2021 akan digelar secara online pada 7-13 Juni 2021. Total akan ada 12 tim terbaik dari setiap region di Asia Tenggara yang bakal tampil di ajang ini.
Prizepool yang dihadirkan Moonton sebagai penyelenggara untuk MSC 2021 ini sebesar US$150.000 atau lebih dari Rp2,1 miliar.
Selain Bigetron Alpha dan EVOS Legends, sejauh ini baru ada beberapa tim yang dipastikan akan tampil di MSC 2021, yaitu EVOS SG, RSG (Singapura), I Do Not Sleep (Thailand), Cyber Exe (Vietnam), dan Nightmare Esports (Laos).
Masih ada lima tim lagi yang akan menyusul, masing-masing dua dari Filipina dan Malaysia, serta satu dari Kamboja.
BACA JUGA: Sejarah Clover mempelajari hero Wanwan