Pada hari ini, Senin (22/3/2021), muncul sebuah kabar yang menyatakan bahwa perusahaan induk dari TikTok, ByteDance, telah resmi mengakuisisi perusahaan developer dan publisher Mobile Legends, Moonton Technology.

Seperti dikutip dari Reuters, ByteDance mengungkapkan bahwa unit video game milik mereka, Nuverse, telah setuju untuk mengakuisisi Moonton. Hal ini dikarenakan oleh usaha mereka untuk lebih jauh masih ke dalam bisnis video game.

Laporan dari Reuters ini bahkan ikut menyertakan nilai kesepakatan dari akuisisi ini yang disebut mencapi angka US$4 miliar atau sekitar Rp57,6 triliun.

Akuisisi Moonton oleh ByteDance ini telah membuat mereka melakukan terobosan besar ke dalam bisnis video game, bahkan hingga menempatkan mereka ke dalam persaingan langsung dengan Tencent.

“Melalui kolaborasi lintas tim dan memanfaatkan pelajaran serta wawasan dari pertumbuhannya yang pesat, Moonton telah memberikan dukungan strategis yang diperlukan untuk mempercepat hadirnya Nuverse ke dalam industri game global,” kata pihak ByteDance seperti dikutip dari Reuters.

Dalam sebuah memo internal, Yuan Jing yang merupakan CEO Moonton mengatakan bahwa perusahaannya akan beroperasi secara independen dari ByteDance setelah akuisisi. Sebuah sumber juga mengatakan kepada Reuters dengan syarat anonim karena dia tidak berwenang untuk berbicara dengan pers.

Moonton yang didirikan oleh mantan karyawan Tencent ini sangat populer, terutama di kawasan Asia Tenggara, berkat game multiplayer online battle arena (MOBA) garapan mereka, Mobile Legends.



Reuters juga menambahkan bahwa sebelumnya, Tencent sebagai salah satu perusahaan video game dan media sosial terbesar di dunia, sempat mengajukan penawaran kepada Moonton pada pekan lalu. Namun tampaknya tawaran dari ByteDance lebih cocok bagi mereka.

Menanggapi hal ini, public relation Moonton Indonesia, Azwin Nugraha, masih enggan untuk berbicara mengenai hal ini. Namun, isyarat kebenaran dari akuisisi ini secara tidak langsung telah tersirat dari ucapannya.

“Saat ini saya masih belum bisa berkomentar, namun dalam waktu dekat memang akan ada pengumuman terkait hal tersebut,” ucap Azwin Nugraha kepada media.

Jika akuisisi ini benar ada, belum diketahui apa dampak yang akan terjadi, baik kepada Mobile Legends hingga turnamen-turnamen garapan Moonton, terutama Mobile Legends Professional League (MPL). Tentu saja kita berharap segalanya akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

BACA JUGA: Dua kali kalah, Bren Esports terpuruk di pekan pertama MPL PH Season 7